Postingan

Menampilkan postingan dari Mei, 2018

Mau Pilih yang Mana???

Gambar
"Aahh...gitu aja lebay..." "Sis...mahal banget bajunya....di pasar aja cuma bla..bla...bla.... Kalau ambil untung jangan banyak-banyak dong..." Atau pernah dengar komentar seperti ini, "Gue juga gak setuju tuh bla bla bla bla...apaan kali....bla bla bla..". Pernah ga sih lihat komentar-komentar berseliweran di media sosial kita??? Atau.... Kita sendiri yang jadi korban komentar nyinyir di Facebook?? Atau.... Apakah kita pernah mengeluarkan komentar yang tidak sepantasnya diucapkan??.yang tanpa disengaja menyakitkan??. (Haayyyoooo.....ngaakuuu....😁) Komentar bisa kita artikan timbal balik dari sebuah pernyataan seseorang. Bisa tanda ketidaksetujuan, bisa juga mengiyakan. Sedangkan menurut Kamus Besar bahasa Indonesia, diartikan ko·men·tar n ulasan atau tanggapan atas berita, pidato, dan sebagainya (untuk menerangkan atau menjelaskan). Memang ga boleh yah, balas membalas komentar di sosmed?? Menurut aku sih, ya boleh-boleh aja. Tidak ada ...

Buku Jaman SMA, Memang Masih Ada??.

Gambar
Yuuuhhhuuu... Masih dooong....hihi.... Masih rapi di lemari orangtua yang nun jauh disana (😁 40menitlah naik angkot). Masih bernostalgia dengan buku-buku lama, terutama novel. Hihiy...sayang soalnya kalau ga sampai baca nih buku. Masih ingin memperkaya kosakata yang sering muncul dalam cerita novel. Mendalami gaya khas dari masing-masing penulis yang berbeda. #eeeeaaaa 😆 Nona Imut, Siapa Namamu? Salah satu judul novel yang sedang ku lahap saat ini. Dengan cover sederhana, berwajahkan gadis manis berkerudung. (eits....bukan berkerudung merah kayak nyanyian wali yah...hahaa...😂). Gadis yang satu ini, diselimuti kerudung biru muda dan tampak sosok lelaki di bagian cover. Mencirikan kisah cinta pemuda pemudi. Iyups, pasti banget diperuntukkan para remaja yang senang melahap novel bertema cinta. Sang tokoh utama, Ikrar namanya. Dikisahkan oleh sang penulis yang berhasil menggeser posisi calon pemenang dalam lomba sayembara menulis novel islami yang diadakan oleh Tiga Serangka...

Menulis itu Bikin Keren, Lho kok bisa???!!

Gambar
Iya dooooong.... Menulis itu bukan hanya sekedar hoby. Arti Hoby atau passion, biasa kita kenal dengan arti suka terhadap sesuatu hal yang dilakukan secara berulang atau pekerjaan tertentu yang disenangi. Kalau menurut KBBI sih....ho·bi n kegemaran; kesenangan istimewa pada waktu senggang, bukan pekerjaan utama: melukis itu sebagai -- saja, bukan sebagai mata pencaharian. Nah, kalian tau ga sih??. Menulis adalah salah satu hoby yang digandrungi banyak orang. Percaya gak??. Menurut kacamata saya pribadi, survei membuktikan, dari 246 peserta IP Banten, sebanyak 70 orang masuk ke dalam rumbel menulis. Bisa dikatakan hampir sepertiga peserta yang hoby menulis. Padahal, banyak rumbel lain lho, yang bikin hati terpikat dan kepincut. Sejauh yang saya tau, menulis itu memang salah satu hal yang produktif. Karena secara nyata, menulis menghasilkan sesuatu atau bisa disebut karya. Walaupun dengan berbagai macam tulisan yang semerawut, hihiy, kayak tulisan saya ini. Dari sekedar hoby...

Membuat Makwriter Kebanjiran

Hari ini seru banget. Dapet Challenge dari salah satu makwriter. Mak Sheila dipanggilnya. Sehari sebelum diswhap, dilayangkannya materi yang ga nanggung-nanggung bikin kita, ternganga ! Hahaa....aseli, kena gaya bahasa beliau yang super bikin 'click' banget. 'Jadi Viral !!!' Judul diskusinya. Aseeek....😀 (Ting ! Gigi muncul bersinar tanda tak sabar). Dari judul aja, udah bikin penasaran banget sama makwriter yang satu ini. Pas baca judul aja, udah bikin kita pengen tau banget, 'kok bisa jadi viral?', pertanyaan pertama dari sekitar rasa penasaran yang ada. Ehh...pas dibuka isi materinya, masyaa Allah...bikin geleng-geleng kepala, saluuuuutttt 😆. Dari bait ke bait, bikin nagih....nagih....nagihhh....daaan terus nagiiihh ke kalimat selanjutnya. Beliau pun, memberikan Challenge sebelum penutup kata. Nah, biasanya nih yah mak, kalau Challenge agak susah-susah gitu, apalagi butuh mikir lama, eikeeh rada ogah-ogahan ngikutnya...hihi...alamaak....😒 ketauan ma...

Menggapai Mimpi #3

Ingat sekali dalam memory Daniar. Kerja keras sang ayah yang harus membanting tulang. Pagi hingga malam berjualan. Berkeliling menawarkan dagangan kepada orang-orang. Saat itu, Daniar masih duduk di kelas 2 SD. Daniar yang waktu itu tak paham, betapa lelahnya sang ayah berjalan menyusuri pantai menawarkan pop mie kepada para pengunjung pantai. Daniar yang waktu itu tak paham, hanya duduk bermain pasir sambil menunggu kardus-kardus yang dibawa dari rumah. Daniar yang waktu itu tak paham, merasa sangat senang karena dirinya merasa seperti jalan-jalan layaknya orang-orang berlalu lalang dihadapannya. Tetesan airmata Daniar jatuh, tak terasa. Ingatan ayahnya yang begitu lekat. Ternyata sosok yang terlihat begitu tegar, harus mengadu nasib dengan penyakit. Ditahannya semua itu. Kaki ayahnya yang sudah membengkak, ditutupi dengan kantong plastik membungkus. Ada bekas koreng yang semakin lama semakin melebar. Kaki itulah yang mengingatkan Daniar, akan arti sebuah ketegaran. Kini, Daniar pah...

Pendidikan Anak

Gambar
Hari ke 8 bulan Ramadhon, tanggal 24 Mei 2018. Saat sedang santai, kami membicarakan seputar sekolah anak-anak. Karena satu tahun mendatang si kembar sudah mulai masuk SD. Jadi, sebisa mungkin harus di survei sekolah-sekolah yang masuk kategori pilihan. Sekolah memang tidak harus yang mahal. Di zaman sekarang, tidak ada yang bisa menjamin pendidikan formal bagus atau tidaknya. Kembali lagi kepada fitrah anak dan pendidikan di dalam rumah. Itulah yang menjadi dasar utama. Teringat materi di kelas Matrikulasi IP Banten. Saat materi 'Peradaban di mulai dari dalam rumah', titik mula pendidikan anak. Saat anak sudah tidak mendapatkan atau sangat minim pendidikan di dalam rumah oleh orangtuanya, maka bisa dipastikan anak tersebut akan salah dalam menemukan jalan. Sejatinya, anak adalah peniru. Anak akan menirukan setiap kata atau bahasa dari ibu atau ayahnya sendiri. Jika ibu dan ayahnya tidak bisa menjadi teladan, bahkan sampai tidak maksimal dalam mendidik anak, maka dengan ...

MI FAMILY

Assalamu'alaikum wr.wb Minggu ini ketinggalan setor #rabubacabuku....di grup fesbuk odopfor99days. Setiap hari Rabu, biasanya udah siap-siap tunggu notifikasi dari grupnya, ternyata jempol belum bergerak bergoyang di HP. Padahal ingin banget share (wakkwaaw..apa yang mau di bagi). Sebelumnya ada niat untuk membahas sedikit isi tentang buku FBE alias Fitrah Based Education, eits...karena ada hal-hal diluar dugaan jadinya ganti buku yah. Judulnya juga ganti, bukan rabu baca buku, tapi jum'at baca buku. Hihiy... Pas lagi uprek-uprek buku lama di lemari, eh...ketemu buku ini nih...MI FIMILY karya Silvia 'l Namira yang diterbitkan oleh Lingkar Pena tahun 2009. Hahaa...bacaan jaman masih kuliahan. Bukan punya pribadi sih. Tapi punya teteh yang tinggal di kecamatan seberang. Aku tipekal orang yang sering nebeng alias pinjem. Masuk kategori apa nih...pelit atau hemat??. Hahhaa.... Inget jaman Es Em A, tiap hari nongkrongin perpustakaan Rohis. Kalau ada buku baru, laaangsuuung ...

Cintailah Ramadhanmu #7

Gambar
Hari ke 7 bulan Ramadhan. Tanggal 23 Mei 2018. Kulihat dekat sekali, RamadhanNya dan mereka. Begitu menentramkan dan membuat hatiku berbunga. Saat mereka bertanya, "Mi, kita masih puasa?". Atau saat celotehan keluar dari bibir mungil, "Mi, kita hari ini bikin-bikin apa?". " Sebentar lagi buka puasa ya mi?" " Mi, pengen shalat tarawih lagi". Ada saja pertanyaan-pertanyaan luarbiasa. Menurutku. Sederhana, namun bermakna. Ada sinar di mata mereka sejak kedatangan Ramadhan, hingga di hari ke tujuh ini. Terasa berbeda. Sambutan adzan Maghrib yang begitu di nanti. Sahutan Sahur yang mengembara di peloksok negeri ini. Seakan-akan terdengar indah. Mereka belum sepenuhnya mengerti, apa yang mereka lakukan ini. Mereka hanya sekedar mengetahui, semua orang berpuasa. Semua orang bersuka cita. Semua orang menikmati Ramadhan yang mulia. Mereka pun belum mengetahui, batas antara Sahur dan Imsak. Yang mereka ketahui, hanya sahur bersama. Tujuh hari...

Cintailah Ramadhanmu #6

Gambar
Hari ke 6 Bulan Ramadhan. Tanggal masehi 22 Mei 2018. Anak-anak mengambil kertas yang berukuran A4. Kertas putih polos yang berada didalam lemari. Biasa kugunakan untuk mencetak beberapa dokumen sekolah. Kubiarkan anak-anak mengambilnya. Awalnya mereka ingin membuat beberapa gambar kesukaan. Akhirnya aku pun mencoba mengajak membuat jadwal puasa di bulan Ramadhan. Mulai dari membuat nama masing-masing disisi atas kertas. Dan dibawahnya bertuliskan Bulan Ramadhan. Kami membuat tanggal dengan bentuk love sebanyak 29 hari. Hihiy...tapi Fakhri ingin tanggalnya penuh. Kami gunakan spidol. Agar nampak menyala. Sedangkan Fahmi dan Fakhri menggunakan pensil. Semua terlihat sangat antusias menulis angka. Hihiy...Fakhri dan Fahmi yang madih kelas TK, menulis dengan angka terbalik. Maklumlah yah...belum bisa membedakan angka 3 dengan angka 4 bahasa arab. Mirip tapi beda posisi. Selain menulis tanggal selama bulan Ramadhan, kami merencanakan untul mewarnainya. Jika tanggal tersebut sudah...

Menggapai Mimpi #2

Gambar
Sampai juga Daniar dan ibunya di pohon tersebut. Ditemani dengan mang asep dan bapak tua yang membawa air. "Tempat jatuhnya dimana neng?". Tanya bapak tua itu. "Disana pak". Sambil ku tunjuk pohon besar di salah satu tempat rekreasi yang pernah membuatku terjatuh saat permainan. Beberapa pasang mata memandang, terkesan aneh. Mungkin mereka berfikir, apa yang dilakukan Daniar?? Berdo'a?? Menyembah pohon??? Atau minta ampun???. Aahh...Daniar sangat terlihat gelisah. Di benaknya, hanya terlintas mohon ampun kepada sang Kuasa. ***** "Memang ga apa-apa ya kak??. Tanya Daniar sambil melihat langit-langit kamar. "Apanya??". Devinar, kakak Daniar mengernyitkan dahi, tanda tak paham. "Sampai harus berdo'a di depan pohon itu. Apa penyakit ini datang dari makhluk ghaib yang ada di pohon itu??. Apa kita termasuk orang musyrik??." Jelasnya lagi,  mencari pembenaran. " Ga usah dipikirin Niar...yang penting diniatkan dalam hati u...

Cintailah Ramadhanmu #5

Gambar
Hari ke 5 Ramadhan. Tanggal 21 Mei 2018. Sepulang sekolah, teteh minta dibuatkan celengan Zakat. Karena lupa membeli bahan-bahan, alhasil tunda dulu deh yah. Kita berempat, menonton video menggambar dan mewarnai. Hasil download kemarin. Yang mau intip, silahkan dilihat disini yah 😂. https://youtu.be/kZkGF-kFNEQ  Masyaa Allah....Maha kuasa Allah yang menciptakan anak kecil yang suka menggambar dan mewarnai sampai sebagus ini. Teteh Alya ikut menggambar, tapi ga PeDe. Bikin....hapus..bikin lagi...hapus lagi...bikin lagi....akhirnya menyerah juga deh😀. Minta tolong dibuatkan uminya. Tidak hanya video ini saja yang kami download. Sebelumnya pernah kami menggambar pesawat dan mobil juga dipandu video youtube, masyaa Allah..luarbiasa semangatnya...lagih...lagih...dan lagih...bikin ketagihan untuk menggambar dan mewarnai. Gambar kami sederhana. Gambar kami tak seindah contohnya. Gambar kami tak rapih dipandang mata. Banyak garis tak lurus dimana-mana. Banyak tarikan pensil ...

Cintailah Ramadhanmu #4

Gambar
Hari ke 4 Ramadhan tanggal 20 Mei 2018. Sedang berdua dengan teteh Alya, menjelang berbuka puasa. Tiba-tiba teteh Alya menanyakan salah satu iklan yang lewat di televisi. Judulnya "Belanja Berbagi". Alya : "Apa sih mi, maksudnya?? Umi : " Yang mana teh?" Alya : " Itu mi, yang di iklan tadi" Umi : (mikir dulu🤔...hehe...apa yah tadi, ga terlalu menyimak) ohh....yang tadi yah. Itu judulnya "belanja berbagi". Alya : " Ko namanya kayak gitu?maksudnya apa mi??" Umi : " Jadi itu maksudnya...tentang berbagi kepada orang yang membutuhkan. Nah, kita kasih dari hasil tadi belanja. Kan banyak anak yatim yang kurang mampu. Ada juga orang yang kelaparan. Kalau kita punya uang, kita yang kasih ke mereka. Emm....Berbagi apa yang kita punya." Alya : (mikir🤔) Umi : "Nanti kita bikin celengan zakat yuk teh...sedikit demi sedikit kumpulin uang untuk orang yang kurang mampu. Zakat itu wajib teh...anak kecil, orangtua, nene...

Cintailah RamadhanMu#3

Gambar
Hari ke 3 di bulan Romadhon, tanggal 19 Mei 2018. Setelah Sahur, teteh Alya langsung pergi ke kamar mandi. " Aih, mau kemana teh?" tanyaku heran " Mau mandi dong miiii...." jawabnya singkat. Tumben, belum di suruh mandi sudah siap-siap sendiri. Hehe...anak-anak memang sulit ditebak. Langsung ku buka laptop, mencari file data Jurnal Romadhon. Membiarkan sejenak teteh Alya yang asyik mandi. " Langsung sholat Shubuh yah teh..." teriakku mengingatkannya. " Siap miii..." Jurnal Romadhon, salah satu program yang ku dapat dari teh Yuni di rumbel menulis IP Banten. Ku lihat dengan warna mencolok, cerah merona, pasti teteh Alya suka.  "Apaan itu mi??." mendekatiku dengan penasaran. Hehe...dasar anak-anak, ada yang ngejreng dikit...langsung dehh... " Ini untuk di isi selama bulan Ramadhan....rencana bulan ini....target misalnya mengaji....ceklis ibadah...selama bulan Ramadhan". Ku jelaskan selembar demi selembar. " D...

Menggapai Mimpi

Gambar
Daniar hanya duduk termenung. Di dalam angkot. Kakinya yang semakin membengkak membuatnya sangat kesakitan. Rumahnya yang jauh dari sekolah pun, harus ditempuhnya dengan menaiki angkot dua kali. Daniar teringat saat diriinya jatuh di acara sekolah. Beberapa bulan lalu. Awalnya hanya sekedar permainan biasa. Daniar yang terpeleset saat bermain, tak tahu ternyata membuat fatal tulang bagian pinggangnya. Hingga bergeser sedikit dan membuat sakit. Saat itu, ia hanya menahan sejadinya. Selang beberapa hari kemudian, badannya demam. Kaki kiri tak bisa digerakkan. Ibunya, hanya memanggil tukang urut biasa. Yang tak tahu juga bahwa tulang bergeser sedikit ke belakang. Beberapa hari pun kondisi Daniar tak berubah. Justru semakin parah. Dirinya masih tetap tak bisa bangun dari tidur. Minum obat hanya dari klinik terdekat, tak kunjung pula perubahan datang. "Saya rujuk ke dokter tulang ya bu", ucap dokter berkacamata itu. "Memang parah yah dok??", ibunya mulai terlih...

Tema Cinta Ramadhan

Kemarin, tepat 17 Mei 2018 adalah tanggal 01 Ramadhan. Aku dan suami sudah dibuat bingung dengan rengekan teteh Alya. "Mi....teteh mau maakaan..." katanya sambil merengek. Sontak saja kami berdua pun tertawa. Saat malamnya, teteh Alya sangat senang menyambut puasa dengan semangat membara. Dan sahur pun dimakan dengan lauk seadanya. Padahal biasanya mencari-cari lauk lainnya. Dan yang membuat kami geleng-geleng kepala, teteh Alya sudah makan nasi jam 10 pagi, hehe...itu pun makan di rumah neneknya tanpa sepengetahuan kami. "padahal teteh Alya dari kemarin semangat banget lhoooo mau puasa sampai maghrib....kenapa sekarang berubah pikiran ingin makan lagi jam segini??." Godaku, meledek teteh yang sudah nanggung manyun. Diliriknya jam yang menunjukkan pukul 15.45. " Tapi teteh lapeerrr mi...." rengeknya lagi. Tahun lalu, memang belum dimulai belajar puasa saat usianya enam tahun. Yah, salah satu kesalahan kami, melewatkan moment bulan suci. Apabila sebe...

Q 'n A Menulis dengan Metode STAR

Peserta diberikan waktu untuk bertanya kepada mba Nani Nurhasanah, sebelum jadwal materi dilaksanakan. Nah....hanya 10 pertanyaan saja yang diperbolehkan. Yuuuk...intip apa aja sih jawaban mba Nani. 1. Nama : Nining Suherni Pertanyaan : ketika menulis pengalaman pribadi tapi khawatir menyinggung seseorang, apakah layak di tulis ? Apakah ada cara tertentu ? ➡  Tentukan tujuan Mbak Nining menulis pengalaman tsb utk apa? Apakah sekedar menghilangkan kesal dan konsumsi pribadi (tidak di media sosial  atau di tempat yang akan dibaca orang). Jika tujuannya itu, maka bebas mau menuliskan apapun. Tetapi jika tujuan menuliskannya untuk berbagi pembelajaran hidup dan konsumsi umum (seperti di status FB, buku inspirasi) sebaiknya Mbak menyamarkan tokohnya dengan tidak menuliskan nama yang sebenarnya (tentu saja), dan  menuliskan  beberapa kejadian yang mirip.  Boleh pengalaman pribadi, cerita orang lain, lihat dari berita. Ceritakan masing-masing kejadian tsb sec...

Menulis Metode STAR

Gambar
Hari/Tanggal : 17 Mei 2018 Pukul : 10.00 - 11.00 Moderator : Putri Utami (Pengurus/Panitia Writing Challenge) Narasumber : Nani Nurhasanah Acara : Kulwhap & Diswhap calon kontributor Writing Challenge Tema : Metode menulis STAR Bismillaahirrohmaanirrohiim.... Alhamdulillaahirobbil 'alamiin.... Tepat di tanggal 20 Mei 2018, kami dikejutkan dengan grup baru yang memasukkan nomor whatsapp kami tanpa pemberitahuan. Rasa kaget namun berujung bangga. Karena terdapat kurang lebih 100an peserta yang dimasukkan ke dalam grup. Dan mereka adalah para penulis luarbiasa. Banyak yang bertanya-tanya, "Grup apalagikah ini???"🙂 Namun, panitia dengan singkat menjelaskan, " grup ini adalah grup yang dibuat sementara sebelum pengumuman untuk kontribusi buku Berubah atau Kalah". Yupz, betul. Writing Challenge yang diadakan setelah 9 materi matrikulasi selesai dan diberikan jangka waktu pengiriman naskah tulisan hingga tanggal 15 Mei 2018. Tak di sangka, kami akan ...

Aliran Rasa Menulis STAR

Gambar
Sebelum jam 10 hari ini, masih belum mengetahui bagaimana cara menulis yang benar Sebelum jam 10 hari ini, masih mengambang metode tulisan yang biasa diungkapkan Sebelum jam 10 hari ini, menulis hanya sekedar  menjaga kewarasan Setelah jam 10 hari ini, seakan ada yang berubah, setelah kita mengetahui ilmuNya. Bertambah tulisan baru Bertambah metode baru Bertambah pengalaman baru Bertambah pula kawan-kawan baru yang sama-sama berada disini berjuang menggapai kemuliaan melalui tulisan #AliranRasaku #MetodeMenulisSTAR #IkutWritingChallenge

Bagaimana Respon Bunda???

Gambar
Para bunda semua.... Bagaimana jika si kecil melakukan hal seperti gambar diatas???. Menumpahkan Sari Kurma dari dalam botolnya ditambah menginjak-injak hingga bertambah luaslah daerah yang terkena kotoran. Hihiy...atau pernahkah bedak di rumah sampai habis tergeletak hingga tak bersisa??. Jawabannya pasti iya. Bagi para bunda yang memiliki anak kecil apalagi balita. Suatu diskusi kami diperlihatkan contoh gambar diatas. Lalu, keluarlah pertanyaan dari sang guru, " Respon apa yang kita berikan kepada si anak?". Sontak bermacam-macam peserta kulwap pun tertawa. Haha....pasti sedang membayangkan pula kejadian di masa lalu dengan anaknya. Bermacam-macam jawaban dari para peserta. Ada yang bernada senang, ada yang bernada sedih. Mungkin dari 10peserta kulwap, hanya tiga yang merasakan sisi kesenangan itu. Menikmati aliran perkembangan dari masing-masing anaknya. Membersamai anak-anak apapun jenis aktivitas yang mereka lakukan. Itu adalah contoh dari bunda yang terlihat...

Rabu Baca Buku

Gambar
TAZKIYATUN NAFS judulnya. Buku yang menarik mataku untuk melihatnya, tergeletak di rak lemari baju. Entah buku pinjaman atau buku yang dibeli suamiku. Hihi...soalnya kalau suami beli buku ya jarang sekali. Dengan Cover tulisan judul yang unik, serta gambar air biru langsung ku periksa daftar isinya. Ditambah pula dengan tulisan kecil bagian kanan, 'seri BUKU LARIS'. Semakin membuat penasaran seperti apa isinya. Masyaa Allah.... Luarbiasa saat pertama ku membacanya, walau hanya sekilas. Benar-benar sebuah konsep penyucian jiwa. Mukaddimah yang disampaikan, ditulis dengan maksud betapa pentingnya buku ini untuk dikonsumsi rohani. Tazkiyatun Nafs akan membuahkan sebuah kebahagiaan yang akan selalu hadir di hati setiap jiwa yang senantiasa membersihkannya. Lengkap beserta firman Allah SWT sebagai dasar kita harus senantiasa melakukan Tazkiyatun Nafs ini. Bab pertama, yang langsung menambah rasa penasaranku, berjudul IKHLAS. Bertambah pula kekagumanku pada penulis. Ikhla...