Postingan

Menampilkan postingan dari Maret, 2019

Aku Bisa

Gambar
Bismillaahirrahmaanirrahiim Selepas bermain, Fakhri melihat tumpukan baju yang akan di setrika emaknya. Beberapa lembar, sudah rapih tapi emak milih istirahat karena badan mulai menunjukkan tingkat kelemahannya. Padahal, gampang banget jaman sekarang ada loundry-an. Tetapi, emak kok nggak rela ya kalau dikirimkan ke rumah orang lain. 🙈 upz, emak malah curcol.... Tiba-tiba saja, Fakhri menawarkan diri. Fakhri : Mi, dede bantu nyetrika ya? Emak : Nggak usah, De. Nanti khawatir kena tangan. Fakhri : Nggak kok, nggak. Dede bisa kok. (tetep keukeuh) Emak : Nanti Umi aja yang nyetrika. Fakhri : Nggak panas kok, Mi. (sambil pegang setrikaan, untung udah adem itu setrika) Emak : (ngalah) Mungkin memang betul, anak-anak hanya butuh kesempatan untuk mencoba hal yang membuatnya tertarik. Melihat Fakhri yang bersemangat dan menunjukkan ada binar ketika membantu uminya, maka emak patut memberikan Fakhri untuk mencoba keterampilan ini. Tidak sampai lima belas menit pastinya. Tapi...

Celoteh Mereka

Gambar
Bismillaahirrahmaanirrahiim Bercerita. Ada semangat menggebu kala mereka bercerita bersama. Ada bahagia kala mereka mengungkapkan kata. Ada rona wajah yang selalu tersenyum lepas kala mereka merasa didengarkan. Fakhri dengan gaya bahasanya yang masih belum sempurna, harus berusaha keras merangkai kata. Hal yang paling membuatnya semakin bersemangat, tanpa peduli seberapa berat untuk merangkai peristiwa hari ini adalah ketika emaknya dengan antusias mendengarkan ia bercerita. Tak perlu membandingkan dengan anak lainnya, seperti Fahmi dan teteh Alya. Karena mereka tak akan pernah sama. Cara bercerita mereka secara otomatis akan berbeda. Karena berbeda adalah fitrah. Tak perlu ada cela atau tertawa, ketika ada rangkaian kata yang tak sempurna. Ini hanyalah segelintir proses dari sekian perjalanannya. Cukup jadilah pendengar yang terbaik di sekitarnya, hal tersebut akan membuat perubahan yang luarbiasa. Kelak, seorang anak berusia enam tahun, akan semakin lincah berbicara. Ta...

Lihat Mereka!

Gambar
Bismillaahirrahmaanirrahiim Bermain menjadi salah satu kegiatan paling mengasyikkan bagi anak-anak, termasuk Fahmi dan Fakhri. Tetapi tidak semua kondisi selepas bermain, akan membuat emak tidak mengeluarkan gigi taring. Hehe .... Sebelum bermain, ada sesuatu yang ingin emak tanamkan. Apabila kondisi bermain membuat berantakan, maka selesai bermain harus menempatkan barang-barang ke tempat semula. Barang akan terlihat semerawut di dapan mata, bahkan mampu membuat emosional juga. Alhamdulillah, belum juga emak selesai bertanya, siapa yang membereskan barang-barang? Mereka akan langsung menjawab. Hal ini memang rutin terjadi, sudah tidak ada lagi rasa beban ketika mereka membereskan barang mainannya. Terkadang emak takjub, ketika semua sudah bersih seperti sedia kala. Masyaa allah, anak-anak luarbiasa yaa .... Point yang tidak kalah penting yaitu, anak-anak akan dengan cepat menirukan sesuatu, misal jika si emak turut serta membantunya juga. Anak akan serta merta mengikuti ...