Postingan

Menampilkan postingan dari Maret, 2018

Aku bangga menjadi Ibu Profesional

Judul buku yang saya baca hari ini. Serruuu....walaupun ga terlalu fokus bacanya. Tapi ada beberapa pelajaran dan hikmah yang bisa saya ambil. Yang pasti isi buku bercerita tentang pengalaman para bunda ataupun calon bunda. Yah, sepenggal kisah dari para penulis membuat diri saya seperti benar - benar kurang ilmu. Terutama dalam mendidik anak-anak. Padahal, berbagai aktivitas bisa dilakukan untuk melawan kejenuhan dan senantiasa meng-upgrade diri. Sehingga tidak ada kata 'jenuh', tidak ada kata 'bosan', dan tidak ada kata 'minder' sebagai seorang ibu rumah tangga. Membangun peradaban dari dalam rumah, salah satu materi favorit yang menjadi penyemangat saya. Apa maksudnya peradaban?. Rumah yang menjadi tempat tinggal, menjadi ketentraman, menjadi sumber kebahagiaan, karena didalamnya terdapat suami dan anak-anak yang menjadi asset akhirat. Melalui merekalah syurga terasa dekat. Pendidikan awal yang diberikan suami kepada istri. Seorang ayah kepada anak-anak...

Resume kelas enrichment program bersama Founder IIP

Kelas bersama Founder IIP, Ibu Septi Peni Wulandari 💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞 1⃣Dwi Setyawati Bekasi Perangkat terpenting apa agar kita selalu menjadi pribadi yang berbahagia bu? *Septi Wulandani:* Mbak Dwi, bahagia itu perlu hati dan pola pikir yang benar. Jadi orang yg bahagia bukanlah orang yang kehidupannya selalu baik, tetapi ia adalah orang yang selalu bisa merespon segala hal di kehidupannya dengan baik. 💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞 3⃣Risma_Malang Raya Apa yang harus kita lakukan jika yang membuat kita bahagia adalah mengajar di sekolah, tapi kita juga merasa ingin fokus di ranah domestik? Septi Wulandani: Mbak Risma di Ibu Profesional ada sebuah strategi dimana antara mendidik anak, berkarya dan menjemput rejeki adalah satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan apalagi dikorbankan. Ini seperti "satu tarikan nafas" Sehingga tanyakan pada diri sendiri, apakah krbahagiaan kita bertentangan dengan kebahagiaan anak dan keluarga? Kalau tidak, apakah ada yang pe...

Coklat ohh Coklat

20 maret 2018 Berawal dari Coklat yang gagal Hai sobat ... Tau ga sih??. Hari ni perdana aku bikin coklat karakter dan pepaya coklat. Kalo ibu-ibu lain udah dari tahun-tahun lalu membuat coklat-coklat karakter...aku malah baru coba-coba. Tapi ga apa apa yah walaupun ketingglan zaman... demi nyenengin anak, maju terus pantang mundur. Pertama kali lelehin coklat, huuuufffttt.....kayak org ahli..eeh...taunya salah. Hihiy... Seharusnya coklat tidak boleh langsung di masak dalam panci ya sobat...karena akan membuat coklat cepet gosong. Daaan ternyata...coklat pun jadi syuussaahh membeku...ini efek karena coklat yang tadi di masak sampai mendidih. Ga hanya itu, efek didih pada coklat, membuat kadar minyak yang keluar menjadi banyak. Agak ragu mau percobaan kedua khawatir gagal, tapi gapapa deh kali ini gagal, bisa jadi besok bisa sukses.hihiy....(menghibur diri). Percobaan kedua, 1. Ambil coklat sesuai cetakan 2. Potong coklat kecil-kecil 3. Kali ini peke magic com, karena panas...

Nhw#9 Puncak matrikulasi

Gambar
💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞 Part 1 Bismillaahirrahmaanirrahiim Alhamdulillahirrabbil 'alamiin....sampai juga di puncak matrikulasi. Dan nhw kali ini bikin saya ga enak makan...(hahhaa...lebay). Huuufffttt .....saya ngerasa tipekal saya pendiam. Jadi, untuk menembus dunia ibu-ibu komplek disini rasanya luarbiasa dan mental ekstra kuat....apa bisa dikatakan emphaty saya kurang yah...perlu diasah nih....semoga nanti lama-lama Alloh memudahkan. Aamiiin....Berikut adalah komponen-komponen yang ada dalam tabel (saya rinci ya mbak) : 1. Hobby, ketertarikan Membuat 'sesuatu', bisa membuat eskrim dari susu kambing, bisa cokelat, baklor ataupun nuggetpisang.Saya ambil ketertarikan ini dari anak-anak yah dan ternyata saya pun ketemu passion ini karena melihat teteh alya, fahmi dan fakhri suka bikin-bikin beginian 2. Skill, hard, soft : Memasak kue sederhanaKomunikatifKesabaran. Penyayang. Lembut. Ramah3. Isu social :Anak-anak senang bermain di tengah jalan. Iseng...

Nhw#8 Antara Misi dan Produktivitas

Nhw 8 *MISI HIDUP DAN PRODUKTIVITAS* Alhamdulillah, sedikit lagi mencapai puncak matrikulasi (yyeeeaaayyy...) artinya predikat calon member akan berubah jadi member..hihiy ...Dari minggu ke minggu semakin saya merasakan pengarahan yang luarbiasa dari fasilitatorku tersayang maupun dari setiap materi, nhw,  dan review nhw. Nah, Pada nhw kali ini, perlu pertimbangan matang. Karena untuk merencanakan jauh k depan merupakan hal yang tidak mudah. Namun, akan saya coba lebih menggali bagaimana menerapkannya secara teknis. Adapun jawaban 'ala saya' adalah sebagai berikut : a. Setelah saya tengok nhw 7, tetap pilihan suka-bisa saya ada pada aktivitas menulis. b. 1. Mental seperti apa yang harus anda miliki untuk menjadi seperti yang anda inginkan ? (BE) Saat awal saya ikut iip ini, msh mendahulukan rasa ga pede, malu dan khawatir. Khawatr sy tidak bs menyeimbangmn diri. Khawatir sy ga bs memahami setiap materi. Dan khawatir saya tidak bisa mengaplikasikan setiap ilmu yang sudah...

Nhw#7 Kuadran Aktifitas

Gambar
Assalamu'alaikum sobat.... Nhw kali ini berkaitan dengan "kuadran aktifitasku". Materi ke 7 ini berjudul "rejeki itu pasti, kemuliaan hatus dicari". Hm...dahsyat banget materi ini.... Berikut pemaparan kuadran aktkvitas yang terdiri dari suka-bisa, suka-tidak bisa, tidak suka - bisa, tidak suka-tidak bisa. Nah, dari aktifitas-aktifitas tersebut bisa disesuaikan dari hasil tools yang dibuat oleh para ahli. Ada juga yang sesuai, ada juga yang kurang sesuai. Kembali lagi ke diri kita. Aktifitas apa yang kita suka dan bisa yang tidak pernah ada rasa capek saat kita mengerjakannya ..itulah yang harus kita tingkatkan secara kontinyu.... #salamkomitmendankonsiten #rejekiitupasti,kemuliaanharusdicari

Nhw#6 Tantangan menjadi ibu menejer keluarga

NICE HOMEWORK #6 *BELAJAR MENJADI  MANAJER KELUARGA HANDAL* Bismillahirrahmanirraahiim... Dalam NHW#6 ini, saya seperti diajak merefleksikan aktivitas-aktkvitas yang saya jalani selama ini. Membuat jadwal bukanlah hal aneh bagi saya pribadi. Namun, yang saya sayangkan adalah jadwal yang telah saya lakukan selama ini, bisa dikatakan salah sasaran alias salah target. Kandang waktu yang saya rencanakan, hanyalah berprioritas untuk saya 'pribadi’. Nah, dalam NHW ini, saya diingatkan untuk kembali di jalan peran hidup saya. Tak apa terlambat yah...daripada tidak sama sekali saya menyadari hal ini. Untuk tahapan pertama, saya harus menuliskan 3 aktivitas yang paling penting di antara aktivitas-aktivitas yang penting, diantara lain yaitu : 1. Memahami, mempelajari bahkan mencatat ilmu pendidikan baik dari MIIP maupun dari sumber lainnya 2. Menemani dan membersamai anak-anak saat bermain, belajar dan mengaji (data hp non aktif) 3. Mempelajari ilmu2 dalam bidang tulis menulis Selanjutnya, 3...

Nhw#5 Belajar Bagaimana Caranya Belajar

Gambar
DESAIN PEMBELAJARAN DAPAT DIMAKNAI DARI BERBAGAI SUDUT PANDANG, MISALNYA SEBAGAI DISIPLIN, SEBAGAI ILMU, SEBAGAI SISTEM, DAN SEBAGAI PROSES. SEBAGAI DISIPLIN, DESAIN PEMBELAJARAN MEMBAHAS BERBAGAI PENELITIAN DAN TEORI TENTANG STRATEGI SERTA PROSES PENGEMBENGAN PEMBELAJARAN DAN PELAKSANAANNYA. SEBAGAI ILMU, DESAIN PEMBELAJARAN MERUPAKAN ILMU UNTUK MENCIPTAKAN SPESIFIKASI PENGEMBANGAN, PELAKSANAAN, PENILAIAN, SERTA PENGELOLAAN SITUASI YANG MEMBERIKAN FASILITAS PELAYANAN PEMBELAJARAN DALAM SKALA MAKRO DAN MIKRO UNTUK BERBAGAI MATA PELAJARAN PADA BERBAGAI TINGKATAN KOMPLEKSITAS. DESAIN PEMBELAJARAN SEBAGAI PROSES. MERUPAKAN PENGEMBANGAN SISTEMATIS TENTANG SPESIFIKASI PEMBELAJARAN DENGAN MENGGUNAKAN TEORI PEMBELAJARAN DAN TEORI BELAJAR UNTUK MENJAMIN MUTU PEMBELAJARAN. (SUMBER : HTTPS://S2STAINTAMIFTAHULULUM.WORDPRESS.COM)

Nhw#4 Mendidik dengan kekuatan fitrah

Alhamdulillah...masih tetap semangat belajar mendalami setiap materi yang disampaikan melalui MIIP ini. Nah, untuk NHW kali ini....agak sedikit pesimis ( Hihiy...padahal seorg muslim ga boleh pesimis yah ). Bukan persoalan saya akan menjadi apa nanti...tapi...persoalannya bagaimana saya bisa untuk tetap berjalan diatas kesungguhan bersama komitmen yang dijalani dengan konsistensi mencapainya (read: misi). Okelah, saya coba genjot semangat optimis, bisa melakukannya. Satu persatu akan coba saya rasakan gejolaknya. Agar kelak saya bisa membantu menemukan misi yang sesuai dengan jurusan ilmu untuk teteh hasna, aa fahmi dan dede fakhri. Misi dalam universitas kehidulan ini. Saya tengok NHW#1 🤔. Saya tetap memilih jurusan ilmu pendidikan untuk tetap menjalankan misi saya menjadi ibu profesional. Namun, perlu tambahan sekiranya saya bisa menambah kekuatan potensi saya di bidang menulis...okeh..fix yah...kedua jurusan ilmu tulis menulis. Saya tengok NHW#2 🙃. Sejak upload NHW2 di GCR, Chekli...

Nhw#3 Mencari potensi

Gambar
Potensi Hasna Amanah dan anugerah yang begitu luarbiasa yaitu ketiga anak kami. Hasna (7y), Fahmi (5y) dan fakhri (5y). Tak hentinya kami selalu bersyukur atas amanah yang alloh S.W.T berikan. Walawpun banyak sekali warna dalam membina rumah tangga ini. Kami lebih memilih untuk membiarkan potensi mereka berkembang. Potensi hasna yang cukup mendominasi yaitu dalam bersosialisasi ataupun bergaul dengan teman-temannya, baik sebaya, lebih muda ataupun yang lebih tua. Adaptasi dengan kawan baru, saya anggap tidak terlalu sulit dilewati hasna. Hihiy...hampir setiap hari anak-anak disekitar rumah senang bermain di rumah. Kami tidak pernah melarang anak-anak bermain boneka ataupun sampai memarahinya. Walaupun rumah seperti kapal meledak. Huuuaaahhhh.... Potensi secara akademik pun alhamdulillah...hasna bisa mngikuti dengan baik. Membaca, berhitung, dan menghafal bisa di ikuti dengan bagus. Potensi secara fisik, melebihi uminya...walaupun masih di bangku kelas 1 SD, hasna sanga...

Lanjut ke NHW#2

Gambar
Assalamu'alaikum.... Hai sobat... Nah, Nhw kali ini saya diminta untuk bertanya kepada suami dan anak-anak, hal-hal apa yang  harus saya lakukan agar membuat mereka bahagia. Kemudian saya harus merancang target yang harus saya capai baik sebagai individu, istri dan ibu. Berikut tabel cheklist yang saya buat dalam kurun waktu satu bulan. Jadi, akan ada evaluasi akan ada evaluasi setiap bulannya...hal-hal apa saja yang tidak bisa saya penuhi. Awalnya agak ragu...tapi bismillah...semoga saya bisa menjadi pribadi yang lebih baik lagi untuk mencapai kemuliaan disisiNya...aaamiiinnn..... Sampai jumpa di nhw berikutnya sobat... Wassalamu'alaikum... #miipB5 Banten1 #materimenjadiibuprofesionalkebanggaankeluarga

NHW#1 Adab sebelum menuntut ilmu

NICE HOMEWORK #1 Mudhowamah_NHW#1 ADAB MENUNTUT ILMU 1. Tentukan satu jurusan ilmu yang akan anda tekuni di universitas kehidupan ini. Dalam kehidupan ini, jurusan ilmu yang akan saya tekuni yaitu di bidang ilmu pendidikan. 2.Alasan terkuat apa yang anda miliki sehingga ingin menekuni ilmu tersebut. Alasan terkuat diantaranya melalui ilmu tersebut saya akan mencoba menjadi seorang istri sekaligus ibu yang sesuai dengan pendidikan nubuwah. Keinginan menjadi  seorang ibu yang mampu mendidik anak-anaknya menjadi generasi rabbani seperti para sahabat-sahabat di zaman rasululloh SAW. Walaupun ga akan sama yah....setidaknya mirip-mirip seperti beliau-beliau (aamiiin). 3. Bagaimana strategi menuntut ilmu yang akan anda rencanakan di bidang tersebut? Beberapa Strategi menuntut ilmu tersebut yang akan saya lakukan diantaranya: A. Mengikuti majelis ilmu-ilmu yang berkaitan dengan pendidikan seperti di IIP ini...semoga menjadi salah satu jalan bagi saya pribadi B....

Mengenal MIIPB5

Hai sobat, kalian tau gak sih apa itu IIP? Yupz, singkatan dari Institute Ibu Profesional. mungkin sebagian ada yang sudah pernah mendengar ada pula yang belum sama sekali. Pertama saya denger nama IIP masih belum kebayang....ini program seperti apa yah.... IIP ini didirikan oleh Bu Septi Wulandari. Beliau adalah salah satu ibu yang luarbiasa (menurut saya...hehhee...) karena mampu melahirkan ibu-ibu lainnya yang memiliki tekad kuat untuk melakukan perbaikan-perbaikan diri sehingga menjadi ibu yang lebih baik. Saya sendiri masuk mendaftar menjadi calon member (baru calon yah ..hihiy) tahun 2018 ini. Hihiy..ketinggalan zaman banget yah...sekarang sedang memasuki tahap akhir bagian Matrikulasi IIP, semoga bisa lulus, aaaamiiiin.... Nah, gimana kelanjutan cerita saya di MIIP ini...yuk di intip... ^^