Nhw#3 Mencari potensi
Potensi Hasna
Amanah dan anugerah yang begitu luarbiasa yaitu ketiga anak kami. Hasna (7y), Fahmi (5y) dan fakhri (5y). Tak hentinya kami selalu bersyukur atas amanah yang alloh S.W.T berikan. Walawpun banyak sekali warna dalam membina rumah tangga ini. Kami lebih memilih untuk membiarkan potensi mereka berkembang.
Potensi hasna yang cukup mendominasi yaitu dalam bersosialisasi ataupun bergaul dengan teman-temannya, baik sebaya, lebih muda ataupun yang lebih tua. Adaptasi dengan kawan baru, saya anggap tidak terlalu sulit dilewati hasna. Hihiy...hampir setiap hari anak-anak disekitar rumah senang bermain di rumah. Kami tidak pernah melarang anak-anak bermain boneka ataupun sampai memarahinya. Walaupun rumah seperti kapal meledak. Huuuaaahhhh....
Potensi secara akademik pun alhamdulillah...hasna bisa mngikuti dengan baik. Membaca, berhitung, dan menghafal bisa di ikuti dengan bagus.
Potensi secara fisik, melebihi uminya...walaupun masih di bangku kelas 1 SD, hasna sangat aktif di rumah, seharian beraktifitas, hasna masih tetap 'membantu' pekerjaan rumah, seperti menyapu, mengepel dan mencuci piring (walaupun mencuci hanya 1 sampai 3 piring...hihiy...).
Jadi anak yang sholehah ya nak…. ^^
Potensi Fahmi
Potensi luarbiasa yang dimilikinya yaitu potenai ruhiyah yang luarbiasa...potensi amanah dan tanggungjawab sudah menempel dalam diri aa fahmi. Jika diberikan suatu 'tugas kecil', aa fahmi dengan senang hati mengerjakannya dengan baik. Selain itu, secara aqliyah, aa fahmi pun bisa dengan mudah menghafal sesuatu. Dalam satu kali pengajaran, besoknya aa fahmi masih ingat apa yang dipelajari. Daaaan...potensi lainnya yang mendominasi yaitu menjadi pemimpin. Jika ada yang terlihat 'kurang tepat', maka aa fahmi dengan tegas mengingatkannya bahkan menegurnya.
Semoga kelak engkau bisa memiliki potensi-potensi yang dimiliki rasululloh ya nak...seperti namamu Muhammad Fahmi ^^
Potensi Fakhri
Next, anak kami yang ketiga....Muhammad Fakhri.
Fakhri sering di panggil dede...hihiy karena lahir muncul pertama. (kata orang dulu jadi adiknya).
Walawpun kembar, namun Fakhri memiliki potensi yang berbeda dengan aa-nya. Fakhri lebih dominan lembut dan penyayang. Hal yang paling mengagumkan bagi saya adalah saat fakhri lebih memilih mengalah daripada harus melihat teteh hasna atau aa fahmi menangis. Apapun itu, dede fakhri akan senantiasa berbagi. Potensi lainnya yaitu....Gemar menolong, jika ada salah satu di antara kami yang memerlukan bantuan, maka dede fakhri akan siap membantu.
Semoga alloh senantiasa tak bosan mengajarkan kami mendidik kalian ya nak....sehingga suatu saat nama kalian akan bersinar, membangkitkan Islam berjaya di dunia. (aaamiiin yaa robaal 'alamiin).

Komentar
Posting Komentar
Silahkan kirim saran untuk tulisan ini