Postingan

Menampilkan postingan dari Juni, 2019

Day 3 Level 9

Day 3 Bismillaahirrohmaanirraahiim Sebenernya, pas menulis tugas ini, emak kok rada-rada kesel ya. Why, Mak? Jadi begini, kalau emak rada kreatif dikiiiiit aja. Bisa disiasati dong, mengerjakan tugasnya bagaimana dan kapan. Kalau emak menulis mepet-mepet deadline. Berarti pan emak beloman kreatif. Huuuuuu .... Yah, memang penyesalan selalu datang di akhir. Next . . . Sepulang dari sebuah rumah makan fast food, bocil biasa bawa oleh-oleh balon. Anak 3, otomatis balon 3. Masing-masing puas banget sama balon kepunyaan. Biasanya memang mereka kalau bermain bertiga aja. Emak kadang jadi penonton sekaligus wasit kalau anak-anak ada gelagat beda pendapat. Karena kecape-an tiup balon, terus dikempesin lagi. Ditiup lagi, kempesin lagi. Alhasil, ci kembar main dagang-dagangan balon. Emak cuma senyum-senyum sendiri aja. Hal sesederhana itu, bisa terlintas ide-nya. Mereka berfikir, cara agar bermain mereka menyenangkan. Mereka berfikir, cara melibatkan benda-benda di sekitar deng...

Day 2 Level 9

Day 2 Bismillaahirrohmaanirraahiim Hai ... Hai ... Hai ... Masih seputar berfikir kreatif. Emak baru menyadari nih, sepertiny emak keliru. Hihi, kadang mulut suka ceplas ceplos gitu kalau bocil-bocil bikin sesuatu yang gak wajar. What? Maksudnya apa Mak? Jadi begini, makgaes. Anak-anak seringkali menggunakan peralatan sekolah emak. Otomatis dong, emak kesel. Udah deh, emak ngomel-ngomel tanpa bates. Padahal, sebenernya sih mereka meminjam peralatan untuk semata-mata menyalurkan ide kreatif yang terlintas. Kayak misalnya teteh Alya. Tiba-tiba pakai steples yang diambil dari kaleng peralatan. Sedari awal, ci teteh emang udah minta untuk dijahitkan dorongan bonekanya yang sedikit jebol. Tapi, karena emak selalu menunda-nunda untuk membantu, akhirnya ci teteh gak sabar juga dong ya. Hihi, dipakailah hekter itu untuk merapatkan yang bolong. Duh duh duh, emak jadi.merasa bersalah, karena gak langsung menjahitkan. Emak tawarkan lagi untuk dijahit, tapi ci teteh nolak. Nah ...

Day 1 Level 9

Day 1 Bismillaahirrohmaanirraahiim Seringkali kita mendengar, bahwa kebanyakan orang orang tidak bisa berfikir kreatif, apalagi membuat karya kreatif. Awalnya, saya sepakat juga ih dengan opini tersebut. Secara, melihat perkembangan zaman yang sekarangkta pijak ini, kebanyakan orang-orang mengambil 'simple-nya' aja. Contohnya untuk kalangan dewasa, senangnya menjiplak karya orang lain. Barangkali ada kesalahan dalam pendidikan kita, iya gak makgaes? Sebenarnya, menjiplak mungkin bisa diminimalisir, jika masing-masing individu merasa dihargai hasil buatan tangannya sendiri. Segala sesuatu pasti akan ada akibat, jika ada sebab. Untuk itulah, diperkuliahan bunda sayang ini anak-anak dibebaskan untuk meng-explore apapun dengan catatan masih dalam zona nyaman di bawah pengawasan dan bimbingan orang tua. Untuk apa? Ya tentu saja, untuk menanamkan kreatifitas dalam diri anak-anak kita. Dengan berfikir kreatif, suatu saat ketika mereka dewasa, mampu berfikir untuk menemuk...