Cintailah Ramadhanmu #7
Hari ke 7 bulan Ramadhan. Tanggal 23 Mei 2018. Kulihat dekat sekali, RamadhanNya dan mereka. Begitu menentramkan dan membuat hatiku berbunga.
Saat mereka bertanya, "Mi, kita masih puasa?".
Atau saat celotehan keluar dari bibir mungil, "Mi, kita hari ini bikin-bikin apa?".
" Sebentar lagi buka puasa ya mi?"
" Mi, pengen shalat tarawih lagi".
Ada saja pertanyaan-pertanyaan luarbiasa. Menurutku. Sederhana, namun bermakna. Ada sinar di mata mereka sejak kedatangan Ramadhan, hingga di hari ke tujuh ini. Terasa berbeda. Sambutan adzan Maghrib yang begitu di nanti. Sahutan Sahur yang mengembara di peloksok negeri ini. Seakan-akan terdengar indah.
Mereka belum sepenuhnya mengerti, apa yang mereka lakukan ini. Mereka hanya sekedar mengetahui, semua orang berpuasa. Semua orang bersuka cita. Semua orang menikmati Ramadhan yang mulia. Mereka pun belum mengetahui, batas antara Sahur dan Imsak. Yang mereka ketahui, hanya sahur bersama.
Tujuh hari lamanya. Dilewati dengan berbagai rencana. Mengisi waktu bersama-sama dengan membuat karya. Sangat menyenangkan, ketika mereka bergembira, menagih rencana. Mereka bersemangat. Mereka pun bergembira. Membuat 'Celengan Zakat' namanya.
Ide ini tercetus saat beberapa hari lalu, menemukan botol yang sudah lama tidak digunakan. Ingin membuat kerajinan yang membawa asas manfaat, tapi tidak mengeluarkan dana besar untuk membuatnya.
Langsung saja, setelah tercetus ide bersama. Esoknya, membeli alat yang dibutuhkan. Agar celengan ini terlihat menarik. Dan Yang terpenting adalah menjelaskan fungsi dari celengan zakat ini. Seperti namanya, celengan ini bertujuan menabung tetapi uangnya bukan untuk mereka. Dari awal, ditanamkan kepada anak-anak, pentingnya berbagi kepada sesama, khususnya bagi mereka yang tidak mampu ataupun tidak punya ayah dan ibu. Alhamdulillah....mereka sepakat dan bersemangat mengumpulkan sedikit demi sedikit.
Disini ada beberapa langkah membuatnya, adapun alat yang perlu disiapkan dimulai dari :
1. Gunting
2. Botol apapun yang tidak terlalu besar
3. Lem fox
4. Kain flanel (pakai lebih dari dua warna)
Pertama, cuci bersih botol dengqn menggunakan air.
Kedua, gunting bagian atas botol (biasanya berbentuk lengkungan) di bawah area leher botol. Berbentuk segiempat memanjang. Ukuran uang yang dilipat harus bisa masuk.
Ketiga, ukurlah kain flanel untuk menutupi badan botol dengan membentuk selimut dari kain flanel. Ingat, mirip selimut tabung yah.kemudian lem dibagian sisi yang menutupinya, tepat diperbatasan kain.
Keempat, bentuklah beberapa macam gambar sesuai keinginan. Yang perempuan bisa membentuk gambar bunga, kupu-kupu atau bentuk lainnyq. Laki-laki bisa membentuk mobil, roket, bahkan awan. Apapun bisa dibentuk sesuai dengan kemampuan dan keinginan. Tidak mirip dengan gambar aslinya, tidak apa-apa, tidak perlu khawatir. Anak-anak dipastikan ikut andil walaupun hanya menempelkan
Kelima, lilitkan tali warna yang biasa ada rumbai-rumbai untuk ulang tahun. Karena ini menjadi daya tarik anak. Bisa juga di buat menggantung. Warna mencolok, lilitan rapi, akan membuat tali tidak cepat lepas.
Nah, begitulah lima langkah dalam membuat Celengan Zakat. Jauh-jauh hari sebelum zakat dikeluarkan, mereka bisa memahami mengapa diwajibkan bagi kaum muslim untuk berzakat fitrah hanya di bulan Ramadhan. Silahkan disediakan, buku anak-anak yang isinya bertema berbagi. Nah, ini bisa menjadi salah satu penunjang juga, menyelaradkan apa yang mereka dengar dan mereka baca.
Oiyah, bukan hanya sekedar memberikan pemahaman secara teori tentang berzakat dan caranya. Alangkah baiknya, apabila sambil mempraktekkan dengan kemasan bahasa yang dimengerti oleh anak-anak. Karena dilandasi dengan rasa 'suka' akan lebih mudah untuk membimbingnya di jalan yang benar. Daripada memberikan secara teoritis tanpa pengamalan dan pengalaman.

Komentar
Posting Komentar
Silahkan kirim saran untuk tulisan ini