Menulis Metode STAR
Hari/Tanggal : 17 Mei 2018
Pukul : 10.00 - 11.00
Moderator : Putri Utami (Pengurus/Panitia Writing Challenge)
Narasumber : Nani Nurhasanah
Acara : Kulwhap & Diswhap calon kontributor Writing Challenge
Tema : Metode menulis STAR
Bismillaahirrohmaanirrohiim....
Alhamdulillaahirobbil 'alamiin....
Tepat di tanggal 20 Mei 2018, kami dikejutkan dengan grup baru yang memasukkan nomor whatsapp kami tanpa pemberitahuan. Rasa kaget namun berujung bangga. Karena terdapat kurang lebih 100an peserta yang dimasukkan ke dalam grup. Dan mereka adalah para penulis luarbiasa.
Banyak yang bertanya-tanya, "Grup apalagikah ini???"🙂
Namun, panitia dengan singkat menjelaskan, " grup ini adalah grup yang dibuat sementara sebelum pengumuman untuk kontribusi buku Berubah atau Kalah".
Yupz, betul. Writing Challenge yang diadakan setelah 9 materi matrikulasi selesai dan diberikan jangka waktu pengiriman naskah tulisan hingga tanggal 15 Mei 2018. Tak di sangka, kami akan difasilitasi untuk menuntut ilmu tulis menulis di grup ini. Mulai dari kulwhap dan diswhap.
Adapun materi pertama yang dirasa perlu diberikan kepada peserta sesuai dengan jadwal panitia yaitu METODE MENULIS STAR.
Apa itu STAR, yuukkk....kita intip penjelasannya.🤗
S : Situation
T : Task
A : Action
R : Result
Apa itu maksud dari S.T.A.R ????🤔
Hihiy....😁
Sabar...sabar...sabar pemirsaahhh....kita bahas satu-satu yuuukkk.....🤗
Oiyah...sebelum kita bahas apa itu STAR, kita peelu mengetahui apa saja manfaat jika kita menggunakan metode ini dalam menulis, diantaranya sebagai berikut 🙃:
👉 Mempermudah dalam menulis pelaporan / pengalaman
👉 Menceritakan secara utuh
👉 Menuliskan dengan spesifik
Sudah jelas dong manfaat metode S.T.A.R ini...hihiy 😁...khususnya bagi saya penulis pemula.
1. Situation
Yaitu situasi yang diceritakan oleh penulis. Nah, teh Nani memberikan pengelompokan untuk dengan mudah kita menjelaskan situasi kita. Bisa dimulai dengan menjawab pertanyaan di bawah ini :
✊ kapan?
✊ Dimana?
✊ apa yang terjadi?
✊ (Bagaimana kejadiannya?)
✊ (siapa saja yang terlibat?)
✊ (Mengapa bisa terjadi?)
Untuk contoh : (ditulis oleh mbak Putri utami)
👉 Kejadian ini terjadi saat di Pasar Beringharjo, saat itu saya, Arkaan dan Aqila akan menuruni anak tangga Beringharjo. Tiba-tiba dari atas muncul seorang Ibu, ia sudah tua renta. Menggendong tumpukan baju yang sangat berat. Arkaan yang daritadi mengamati bertanya kepada saya, "Bunda, gimana caranya Arkaan bantu, Arkaan kasian." Akhirnya saya turun tangan untuk membantu ibu tersebut, sambil menuruni anak tangga. Arkaan dan Aqila pun turut serta dibelakang, meskipun belum mampu membantu, tapi rasa empatinya berbicara.
2. Task
Yaitu menuliskan tugas / peran / misi kita dalam situasi ini
👉 Task dari contoh diatas 👆 peran Mbak Putri di sana sebagai ibu Arkan yang mengamati rasa empati dia.
3. Action
Ceritakan tindakan-tindakan yang kita lakukan dalam menghadapi situasi tersebut. Sehingga tugas (task ) anda dapat terlaksana. Action bergantung siapa yang diamati atau dilaporkan.
Contoh Action dari cerita mb putri :
👉 Akhirnya mbak putri, sebagai ibunya arkaan...ikut membantu menolong ibu yang menggendong tumpukan baju tersebut. Action anak-anak, terlihat empatinya seakan berbicara.
4. Result
Menulis hasil yang dicapai. Hasil tersebut mengacu pada peran yang dilakukan (task). Apakah target tercapai?. Bila tercapai, apa yang mendukung faktor keberhasilannya?. Bila tidak tercapai, apa yang menjadi faktor penghambatnya? Apa pelajaran yang anda dapatkan dari kegagalan itu dan langkah antisipasi dan menghadapi situasi yang sama di masa depan. Result ini cukup penting. Poin refleksi diri (mengikat makna) bisa dituliskan di sini.
Contoh punya saya :
👉 S : Pukul.04.20 Alya masih belum bangun dari tempat tidurnya. Rasa ngantuk yang melanda membuatnya lupa bangun sahur.
👉 T : Segera kugoyangkan dan kukelitiki kakinya. Agar sadar akan niat sahurnya.
👉 A : Alya pun bangun dengan mata sebelah dipaksakan terbuka.
👉 R : Alhamdullillaah....tekadnya berpuasa diawali dengan semangat sahur dengan lauk seasanya tanpa meminta apa-apa.
Contoh lain punya mba Nandia :
👉 S:Nenek dan kakek saya seminggu yang lalu menginap di rumah. Mereka sudah berusia 80an , tapi Alhamdulillah masih segar dan masih kuat untuk bepergian keluar kota. Mereka dari Majalengka, dan rumah saya di Bogor. Sepanjang perjalanan pun mereka tidak mengeluhkan apapun.
👉 T:Bukan hanya itu yang membuat saya takjub, saya sangat terinspirasi dengan melihat mereka ibadah. Kaki - kaki mereka sudah mulai terasa linu, keluh mereka.
👉A:Tetapi saya melihat mereka tetap saja melakukan sholat tepat waktu, bahkan diikuti dengan sholat sunnah . Belum lagi, ketika dini hari. Mereka bangun bersama untuk berwudhu, sholat tahajud.
👉R:Masya Allah hal itu membuat saya malu, saya yang masih segar bugar, kadang suka melewati solat malam atau sunnah. Dan terbukti, bahwa beribadah dengan tulus dan rajin, membuat mereka semakin bahagia di usia yang semakin senja. Dan benar adanya, bahwa orang tua harus menjadi contoh yang baik untuk anak cucunya. Semoga kita semua bisa jadi orang tua yang selalu menginspirasi secara positif.
Daaannnn...
Mata para peserta pun berbinar-binar....😍😍
Decak kagum akan ilmu yang diberikan...karena betul-betul kami butuhkan...
Masyaa Alloh ....
Segala puji bagi Alloh yang Maha Berkehendak...bertemu dalam satu komunitas yang haus akan ilmu dan semangat mengamalkannya...
Mari teman-teman yang lainnyaaa....
Yuk kita coba metode menulis ini...asyik sekali memainkan kata-kata sesuai dengan S.T.A.R-nya... 🤗🤗
Memberikan warna dalam tulisan kita dan juga bagi yang membacanya....
Jangan pernah ragu untuk menuliskan setiap ungkapan bathin kita, selagi masih menjaga adab dan tata krama diantara sesama....
Pukul : 10.00 - 11.00
Moderator : Putri Utami (Pengurus/Panitia Writing Challenge)
Narasumber : Nani Nurhasanah
Acara : Kulwhap & Diswhap calon kontributor Writing Challenge
Tema : Metode menulis STAR
Bismillaahirrohmaanirrohiim....
Alhamdulillaahirobbil 'alamiin....
Tepat di tanggal 20 Mei 2018, kami dikejutkan dengan grup baru yang memasukkan nomor whatsapp kami tanpa pemberitahuan. Rasa kaget namun berujung bangga. Karena terdapat kurang lebih 100an peserta yang dimasukkan ke dalam grup. Dan mereka adalah para penulis luarbiasa.
Banyak yang bertanya-tanya, "Grup apalagikah ini???"🙂
Namun, panitia dengan singkat menjelaskan, " grup ini adalah grup yang dibuat sementara sebelum pengumuman untuk kontribusi buku Berubah atau Kalah".
Yupz, betul. Writing Challenge yang diadakan setelah 9 materi matrikulasi selesai dan diberikan jangka waktu pengiriman naskah tulisan hingga tanggal 15 Mei 2018. Tak di sangka, kami akan difasilitasi untuk menuntut ilmu tulis menulis di grup ini. Mulai dari kulwhap dan diswhap.
Adapun materi pertama yang dirasa perlu diberikan kepada peserta sesuai dengan jadwal panitia yaitu METODE MENULIS STAR.
Apa itu STAR, yuukkk....kita intip penjelasannya.🤗
S : Situation
T : Task
A : Action
R : Result
Apa itu maksud dari S.T.A.R ????🤔
Hihiy....😁
Sabar...sabar...sabar pemirsaahhh....kita bahas satu-satu yuuukkk.....🤗
Oiyah...sebelum kita bahas apa itu STAR, kita peelu mengetahui apa saja manfaat jika kita menggunakan metode ini dalam menulis, diantaranya sebagai berikut 🙃:
👉 Mempermudah dalam menulis pelaporan / pengalaman
👉 Menceritakan secara utuh
👉 Menuliskan dengan spesifik
Sudah jelas dong manfaat metode S.T.A.R ini...hihiy 😁...khususnya bagi saya penulis pemula.
1. Situation
Yaitu situasi yang diceritakan oleh penulis. Nah, teh Nani memberikan pengelompokan untuk dengan mudah kita menjelaskan situasi kita. Bisa dimulai dengan menjawab pertanyaan di bawah ini :
✊ kapan?
✊ Dimana?
✊ apa yang terjadi?
✊ (Bagaimana kejadiannya?)
✊ (siapa saja yang terlibat?)
✊ (Mengapa bisa terjadi?)
Untuk contoh : (ditulis oleh mbak Putri utami)
👉 Kejadian ini terjadi saat di Pasar Beringharjo, saat itu saya, Arkaan dan Aqila akan menuruni anak tangga Beringharjo. Tiba-tiba dari atas muncul seorang Ibu, ia sudah tua renta. Menggendong tumpukan baju yang sangat berat. Arkaan yang daritadi mengamati bertanya kepada saya, "Bunda, gimana caranya Arkaan bantu, Arkaan kasian." Akhirnya saya turun tangan untuk membantu ibu tersebut, sambil menuruni anak tangga. Arkaan dan Aqila pun turut serta dibelakang, meskipun belum mampu membantu, tapi rasa empatinya berbicara.
2. Task
Yaitu menuliskan tugas / peran / misi kita dalam situasi ini
👉 Task dari contoh diatas 👆 peran Mbak Putri di sana sebagai ibu Arkan yang mengamati rasa empati dia.
3. Action
Ceritakan tindakan-tindakan yang kita lakukan dalam menghadapi situasi tersebut. Sehingga tugas (task ) anda dapat terlaksana. Action bergantung siapa yang diamati atau dilaporkan.
Contoh Action dari cerita mb putri :
👉 Akhirnya mbak putri, sebagai ibunya arkaan...ikut membantu menolong ibu yang menggendong tumpukan baju tersebut. Action anak-anak, terlihat empatinya seakan berbicara.
4. Result
Menulis hasil yang dicapai. Hasil tersebut mengacu pada peran yang dilakukan (task). Apakah target tercapai?. Bila tercapai, apa yang mendukung faktor keberhasilannya?. Bila tidak tercapai, apa yang menjadi faktor penghambatnya? Apa pelajaran yang anda dapatkan dari kegagalan itu dan langkah antisipasi dan menghadapi situasi yang sama di masa depan. Result ini cukup penting. Poin refleksi diri (mengikat makna) bisa dituliskan di sini.
Contoh punya saya :
👉 S : Pukul.04.20 Alya masih belum bangun dari tempat tidurnya. Rasa ngantuk yang melanda membuatnya lupa bangun sahur.
👉 T : Segera kugoyangkan dan kukelitiki kakinya. Agar sadar akan niat sahurnya.
👉 A : Alya pun bangun dengan mata sebelah dipaksakan terbuka.
👉 R : Alhamdullillaah....tekadnya berpuasa diawali dengan semangat sahur dengan lauk seasanya tanpa meminta apa-apa.
Contoh lain punya mba Nandia :
👉 S:Nenek dan kakek saya seminggu yang lalu menginap di rumah. Mereka sudah berusia 80an , tapi Alhamdulillah masih segar dan masih kuat untuk bepergian keluar kota. Mereka dari Majalengka, dan rumah saya di Bogor. Sepanjang perjalanan pun mereka tidak mengeluhkan apapun.
👉 T:Bukan hanya itu yang membuat saya takjub, saya sangat terinspirasi dengan melihat mereka ibadah. Kaki - kaki mereka sudah mulai terasa linu, keluh mereka.
👉A:Tetapi saya melihat mereka tetap saja melakukan sholat tepat waktu, bahkan diikuti dengan sholat sunnah . Belum lagi, ketika dini hari. Mereka bangun bersama untuk berwudhu, sholat tahajud.
👉R:Masya Allah hal itu membuat saya malu, saya yang masih segar bugar, kadang suka melewati solat malam atau sunnah. Dan terbukti, bahwa beribadah dengan tulus dan rajin, membuat mereka semakin bahagia di usia yang semakin senja. Dan benar adanya, bahwa orang tua harus menjadi contoh yang baik untuk anak cucunya. Semoga kita semua bisa jadi orang tua yang selalu menginspirasi secara positif.
Daaannnn...
Mata para peserta pun berbinar-binar....😍😍
Decak kagum akan ilmu yang diberikan...karena betul-betul kami butuhkan...
Masyaa Alloh ....
Segala puji bagi Alloh yang Maha Berkehendak...bertemu dalam satu komunitas yang haus akan ilmu dan semangat mengamalkannya...
Mari teman-teman yang lainnyaaa....
Yuk kita coba metode menulis ini...asyik sekali memainkan kata-kata sesuai dengan S.T.A.R-nya... 🤗🤗
Memberikan warna dalam tulisan kita dan juga bagi yang membacanya....
Jangan pernah ragu untuk menuliskan setiap ungkapan bathin kita, selagi masih menjaga adab dan tata krama diantara sesama....

Komentar
Posting Komentar
Silahkan kirim saran untuk tulisan ini