Mengubah Satuan Berat
Bismillaahirrahmaanirraahiim
Hari ke 15
Pembelajaran matematika hari ini, masih seputar pelajaran matematika dalam tematik kelas 2 SD. Terkait pengukuran berat gram, kilogram dan ons.
Dimulai pengenalan berat buah-buahan seperti mangga, jeruk, apel dan sebagainya. Perubahan dari kilogram ke gram, turun tiga tingkat, itu berarti dikalikan 1000. Sedangkan ons, dikalikan 10.
Untuk mengubah ketiganya, alhamdulillah teteh sudah mulai faham.
Contoh :
1. 5 Kg = 50 ons = 5000 gram
2. 9 Kg = 90 ons = 9000 gram
Kesulitan terjadi ketika teteh Alya menghitung kebalikannya.
Misal :
1. 60 ons = ... Kg = ... gram
2. 75 ons = ... Kg = ... gram
Contoh soal tersebut membuat teteh enggan mengerjakannya. Mungkin karena abstrak ya, terlalu banyak simbol angka bertebaran di sana.
Tapi saya pun memberikan contoh konkret lainnya, seperti membayangkan beli buah-buahan di pasar. Menghitung dengan cara menambah atau mengurangi akngka nol dalam soal. Sayangnya, teteh Alya merasa soal ini sudah tidak bisa difahami. Akhirnya menyerah begitu saja.
Padahal dalam kehidupan sehari-hari, kita juga seringkali menggunakan timbangan perkiraan logika kita. Nah, sayangnya tidak disadari oleh teteh Alya.
Next. Insyaa allah, akan berkelanjutan hingga ke depan. Semoga menjadi lebih baik lagi dalam menstimulus matematika ini.
Salam sukses, Matematika.
#Harike15
#Tantangan10hari
#Level6
#KuliahBunsayIIP
#ILoveMath
#MathAroundUs
#Thinklogic
Hari ke 15
Pembelajaran matematika hari ini, masih seputar pelajaran matematika dalam tematik kelas 2 SD. Terkait pengukuran berat gram, kilogram dan ons.
Dimulai pengenalan berat buah-buahan seperti mangga, jeruk, apel dan sebagainya. Perubahan dari kilogram ke gram, turun tiga tingkat, itu berarti dikalikan 1000. Sedangkan ons, dikalikan 10.
Untuk mengubah ketiganya, alhamdulillah teteh sudah mulai faham.
Contoh :
1. 5 Kg = 50 ons = 5000 gram
2. 9 Kg = 90 ons = 9000 gram
Kesulitan terjadi ketika teteh Alya menghitung kebalikannya.
Misal :
1. 60 ons = ... Kg = ... gram
2. 75 ons = ... Kg = ... gram
Contoh soal tersebut membuat teteh enggan mengerjakannya. Mungkin karena abstrak ya, terlalu banyak simbol angka bertebaran di sana.
Tapi saya pun memberikan contoh konkret lainnya, seperti membayangkan beli buah-buahan di pasar. Menghitung dengan cara menambah atau mengurangi akngka nol dalam soal. Sayangnya, teteh Alya merasa soal ini sudah tidak bisa difahami. Akhirnya menyerah begitu saja.
Padahal dalam kehidupan sehari-hari, kita juga seringkali menggunakan timbangan perkiraan logika kita. Nah, sayangnya tidak disadari oleh teteh Alya.
Next. Insyaa allah, akan berkelanjutan hingga ke depan. Semoga menjadi lebih baik lagi dalam menstimulus matematika ini.
Salam sukses, Matematika.
#Harike15
#Tantangan10hari
#Level6
#KuliahBunsayIIP
#ILoveMath
#MathAroundUs
#Thinklogic
Komentar
Posting Komentar
Silahkan kirim saran untuk tulisan ini