Bocil yang Penasaran
Hari ini, tepat mengawali tantangan dengan membuat pohon literasi. Ya, sebuah tantangan yang menyenangkan, bagi saya pribadi. Karena berhubungan dengan dunia literasi. Tapi, belum tentu menyenangkan bagi mereka, para bocil alias bocah cilik yang asyik dengan dunianya sendiri. Dududu, semakin tertantang ya maak. #ngelapkeringet
Pohon Literasi Keluargaku
Pertama, kita susun rencana. Apa langkah mengawali kegiatan ini? Ya, saya mencoba membuat pohon literasi yang akan kita gunakan untuk tantangan, sekaligus modal awal kita mak. Fahmi dan teteh Alya ingin pohon yang berdaun lebat, nggak mau yang kosong, akhirnya setelah nego panjang, emak ajak membuat dan biarlah nanti buahnya yang semakin lebat.
Oiya, jangan lupa bocil diberikan pengarahan juga. Sstt... Kalau bocil belum diberikan pengarahan, bisa-bisa belum 10 hari pohonnya tak berbentuk lagi.
Kedua, mempersiapkan buku yang akan kita gunakan dalam melewati tantangan. Nah, untuk modal buku, alhamdulillah sudah ada beberapa. Dan emak juga berencana untuk meminjam buku cerita anak ke perpustakaan sekolah. Rencana berikutnya, jika emak libur, emak ingin mengajak mereka, ke taman baca terdekat. Insyaa Allah.
Ketiga, cari cara menarik perhatian bocil ketika membaca buku tersebut. Hohoho, ini yang paling bikin greget mak, jikalau sewaktu-waktu anak-anak bosan dengan bukunya. Nah, emak kudu berjuang ya, tak boleh menyerah begitu saja.
Terakhir, semangat, semangat, semangat dan berdoa. Karena tanpa keduanya semua akan sia-sia. Ingat mak, jadikan tantangan ini sebagai ajang membangun pendidikan madrasatul ula. #emakiketkepalakenceng
--Tantangan pertama--
Sepulang sekolah, emak membawakan tiga buku yang berbeda judul. Awalnya mereka pasti senang, yee kaan??
Tapi waktu dilihat-lihat, di bolak balik, mereka nggak tertarik. Saya ulangi ya mak, NGGAK TERTARIK (emak nangis di pojokan).
Lho kok bisa nggak tertarik?
Begini mak, sewaktu saya meminjam buku, pertama saya lihat judul, menarik atau nggak, terus covernya membuat anak suka atau nggak. Alhasil karena sekedar melihat bungkus, saya pun tertipu. Satu buku, fuull text. Terus, satu buku malah full komik, dan satu buku lagi baru kategori 'agak' menarik. #pelajaranemaklainkalilihatisijuga
Fahmi yang lagi asyik nempelin pohon literasi, terbawa juga suasana bercerita emak yang bikin penasaran. Iyupz, buku pertama yaitu Tom&Jerry dalam bentuk komik. Emak pancing pakai dua suara yang dibuat-buat. Uhhuyy, alhamdulillah berhasil mak. Para bocil langsung merapat. Emak sampaikan pesan, kalau kita tidak mau bersih-bersih nanti rumah kita seperti milik Tom yang kotor. Respon anak-anak, "Harus di sapuin ya, Mi."
Buku kedua pun, nggak sabar ingin diceritakan. Kali ini tentang kucing yang bernama Musti dan pak Kelinci, yang tidak hati-hati bermain kereta luncur salju. Ehem, dengan kekuatan emak yang bercerita ngalor ngidul tanpa melihat teks, lumayan juga ya setidaknya ada pesan yang bisa disampaikan kepada bocil.
Buku cerita anak
Buku ketiga, yang full teks, masih belum membuat tertarik walaupun pakai tekhnik yang sama. Tapi tak apa ya, insyaa allah nanti juga ada waktunya membaca full text.
Sengaja emak bawa tiga, agar masing-masing mampu membaca satu buku. Biar nggak rebutan juga.
Emak pun memberikan tantangan kepada bocil untuk menceritakannya juga. Fahmi langsung pilih buku si Kucing Musti, tapi suaranya kecil banget. Kayaknya masih belum PeDe. Nggak apa ya nak. Besok kita coba belajar lagi. Kemampuan berbicara Fahmi.
Fakhri masih asyik menunjuk huruf demi huruf pada buku Tom&Jerry, nggak banyak sih, cuma di lembar pertama. Ya, wajar ya, sesuai dengan kematangan usia.
Untuk tanya jawab sih, Fahmi dan Fakhri cukup antusias. Sedikit demi sedikit memahami maksud yang digambarkan dalam buku. Tapi kalau teteh masih belum merespon kegiatan hari ini. Tapi emak harus tetap optimis yak.
Kegiatan membaca di hari pertama
Sekian dulu ya mak, hasil nongkrong di ruang depan ditemani potongan karton yang berantakan. Semoga selama 17hari ke depan, kita bisa melalui tantangan. Aamiin yaa robbal 'alamiin ....
#Day1
#Gameslevel5
#Tantangan10hari
#KuliahBunsayIIP
#ForThistoChangeMustChangeFirst



Komentar
Posting Komentar
Silahkan kirim saran untuk tulisan ini