Kegagalan

05 Januari 2019
.
--Kegagalan--
.
Adakah pernah merasakan sakit saat terjatuh ketika mengendarai sepeda?

Pasti pernah dong ya. Minimal kita akan merasakan nyeri, kalau maksimal sih jangan ditanya, bermacam-macam rasanya. Ada yang hanya lecet saja, bisa juga luka dalam, atau mungkin mengalami sakit yang lumayan parah.

Tapi apakah dengan begitu, lantas kita tidak pernah lagi mencoba untuk mengendarai sepeda?

Kebanyakan menjawab, tentu akan mencoba kembali untuk memainkan sepeda, seberapapun seringnya kita terjatuh saat mengendarainya. Ya kan?

Karena ada rasa 'suka' saat kita mampu mengayuh sepeda kemanapun kita suka. Rasa 'suka' itulah yang menjadikan diri kita tak pernah lelah walaupun berapa kali kita mengayuhkannya.

Begitupun dengan kehidupan yang kita jalani di dunia ini, Gaess.

Akan ada banyak hal yang membuat kita merasakan 'kegagalan' ketika diri tak mampu menggapai apa yang kita inginkan. Merasa terjatuh, di kala kita kalah. Padahal akan ada satu titik, dimana kita akan menemukan jalan. Kuncinya, kita hanya perlu 'bangun' merasakan kesakitan dan mencobanya lagi terus berulang-ulang.

Walaupun dalam kehidupan, banyak orang yang memilih mundur, merelakan diri untuk tidak merasakan sakitnya 'terjatuh', hingga tak bisa menggapai tujuan. Banyak mereka yang tak mampu 'bangun', karena merasa dirinya tak mampu untuk meneruskan jalan perjuangan.

Jika di tahun yang lalu, kita merasa 'gagal' membuat sebuah buku, itu wajar. Yang terpenting adalah bagaimana cara mensiasati rasa 'gagal' tersebut menjadi motivasi diri untuk menjadi lebih baik lagi. Bukan malah menyesali diri berlama meratapi kegagalan.

Jika target tahun lalu, tidak bisa terpenuhi semua, maka sebisa mungkin cari tahu apa menyebabkan kegagalan tersebut. Catat setiap point, lalu cari cara lain agar kita mampu mencapainya. Hal ini akan memudahkan kita sendiri, memperbaiki kesalahan yang pernah dilakukan.

Kunci mencapai kesuksesan hanya satu, berani 'bangun' untuk membenah diri. Menjadi manusia yang berkualitas, agar tak mudah dikalahkan dengan ketakutan.

#Sehari satu tulisan
#30DWC
#Squad 3
#Day 26
#30DWC163

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ahh....Yang Sering Terlupakan

Tayo .... Hei Tayo ....

Tentang Dia#2