Mengubah Warna dengan Tools



Hari ke-4
👇
Fahmi dan Fakhri meminta gambar untuk diwarnai. Iyupz, pastinya harus menggunakan Notebook atau kompy atau lepty. Ini bahasa anak muda (kata mbak Eka Frieda). Hihi....

Katanya sih mewarnai gambar apa aja. Alhasil, saya buka notebook, kemudian menggambar beberapa bangun datar yang nantinya bisa mereka susun menjadi gambar rumah. Kesempatan emas bagi saya untuk bisa menyelipkan pembelajaran saat kami sedang asyik utak atik menggunakan notebook ini.

Untuk anak seusia teteh Alya, bangun datar sudah dipelajarinya. Tinggal menghubungkan materi tersebut ke dalam dunia dua dimensi. Rencananya, saya menggunakan ketiga aspek gaya belajar tersebut.

Pertama,
Saat saya memberikan penjelasan (hanya sekedar kata-kata perintah) membuat persegi dari autoshape. Kemudian mengubah warnanya. Namun yang saya lihat. Teteh masih belum memahami langkah-langkahnya.

Setelah saya tunjukkan satu per satu tools dan menjelaskan. Teteh Alya langsung mengingat langkah-langkahnya. Hihi, walaupun sekedar mengambil gambar bangun datar dalam autoshape dan mengubah warna. Teteh lebih memahami dengan menunjukkan.

Catat : Audio dan Visual. Tidak bisa terpisahkan.

Sebenarnya kalau mau dilanjutkan belajar dengan gaya kinestetis, kayaknya akan lebih nyambung lagi. Misal memahami langkah  simbol dengan menggunakan jari tangan. Tapi nyatanya, saat melihat teteh Alya utak atik, saya ketiduran. Hhuuuwwwaaa.😂😂 (nangis kenceeng).

Teteh Alya masih melanjutkan belajarnya. Iyes tapi saya malah tidur 🙈. Saat saya bangun, Fakhri dan Fahmi berhasil menyelesaikan tantangan. Sedangkan teteh Alya baru mencoba 2 gambar. Insyaa allah, lain kali bisa kita coba sampai kinestetis ya teh.

Sekian proses dan hasil yang dicapai anak-anak hari ini selama proses pembelajaran. Semoga besok lebih baik lag.

#Day4
#Tantangan10hari
#Gameslevel4
#GayaBelajarAnak
#KuliahBunsayIIP

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ahh....Yang Sering Terlupakan

Tayo .... Hei Tayo ....

Tentang Dia#2