Memilih Sampah

#MemilihSampah#Day1#Challenge3#ibuprofesionalbanten#pjlifeskill#indonesiadaruratsampah#zerowaste#cegahpilaholah
.
Kali ini, kita sampai di challenge ke 3. Semakin tinggi challenge, otomatis semakin berat untuk dilaksanakan. Khususnya untuk memilih sampah menjadi beberapa jenis, lumayan membuat otak harus berfikir keras.
.
Waktu memisahkan sampahnya sih, masih bisa di pilah pilih. Tapi setelahnya, aw aw aw... Nah lho, selanjutnya... mau diapain lagi ya?.
.
Setelah bolak-balik baca diskusi kulwhap dengan mbak @oktiin, akhirnya... Untuk jenis sisa barang non organik saya kumpulkan, karena masih bisa disalurkan ke bank sampah. Sedangkan untuk botol shampoo, saya mengikuti cikgu @merry dengan potel, lepas, dan bersihkan.

Selanjutnya, sampah sisa organik yaitu kulit mangga, insyaa allah akan saya buat untuk pembersih lantai, ini dilakukan dengan mencampurkan air. Kulit mangga dan gula. Perbandingan 10:3:1. Ini hasil nanya-nanya ke yang ahli, yaitu mbak merry. Hehe...

Tulang biasanya saya berikan kepada kucing liar yang kelaparan di luar. Kalau sampah sisa nasi gitu, bekas anak-anak sering gak habis. PR banget, sedikit demi sedikit harus makan tak ada sisa nasi. Yah, tapi lumayan deh hari ini sudah mulai berkurang sampah-sampah nasi.

Untuk hari ini sekian dulu.
Semoga bisa konsisten menjalankannya, sehingga gak menyumbang sampah lagi ke TPA. Walaupun sedikit-sedikit dijalani, gak papa ya... Prioritas saya, mengurangi sampah rumah tangga yang di buang di tempat sampah.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ahh....Yang Sering Terlupakan

Tayo .... Hei Tayo ....

Tentang Dia#2