KematianMuhammad


#Day25
#ODOPNovemberChallenge

Ada yang pernah membaca kisah menjelang wafatnya Rasulullah ?
.
Tema ODOP hari ini, mengajak saya untuk berkunjung ke halaman Wikipedia.id kategori artikel populer. Takjub ketika saya membaca judul 'Kematian Muhammad".
.
Disebutkan Muhammad s.a.w wafat di usia ke-62 tepat pada hari senin tanggal 8 Juni atau 12 Robi'ul awal. Khutbah terakhir beliau sampaikan perintah dan larangan dari Allah, juga kandungan yang terdapat dalam Q.s Al-Maidah ayat 3.
.
Berkat adanya pertempuran Hunain dan ekspedisi tabuk, Muhammad s.a.w berhasil menaklukkan seluruh semenanjung Arabia. Setelah melaksanakan haji wada', Muhammad s.a.w mengalami demam tinggi yang berujung kepada kematian. Dan itulah mengapa disebutkan sejarah sebagai haji perpisahan (wada').
.
Tiba-tiba ingatan saya melayang pada beberapa tahun lalu, ketika saya membaca buku tentang Sejarah Nabi Muhammad.
.
Ada dada yang bergemuruh dan nafas yang sesaat sesak memenuhi kerongkongan. Mata yang langsung berkaca, seakan saya sedang duduk di samping ibunda Aisyah r.a yang sedang mendampingi detik-detik terakhir kehidupan Rasulullah. Ikut merasakan betapa sakitnya ketika ruh dicabut dari jasad. Ikut merasakan betapa sakitnya saat kematian menjemput tapi jasad seakan ditusuk-tusuk.
.
Dalam buku 'Shiroh Nabawiyah' menyebutkan, Muhammad s.a.w melihat malaikat Jibril berpaling membelakanginya. Karena Jibril tidak sanggup melihat kesakitan yang dialami sang nabi. Namun, kesedihan Muhammad s.a.w bukan karena sadisnya sakaratul maut, namun kecintaan beliau kepada umatnya. Hingga diucapkanlah, "Ummatii ... Ummatii ... Ummatii ...."
.
Pemimpin manakah yang berfikir jauh memikirkan nasib umat yang hidup setelah dirinya telah tiada?
.
Dan betapa sedihnya para sahabat kala itu, mendengar kabar duka kepergian Muhammad s.a.w. Hingga Umar bin Khattab tak percaya bahwa kekasihnya telah tiada.
.
Apakah Islam berhenti setelahnya?
.
Berapa juta jiwa yang merasa kehilangan sosok yang diidolakan dan menjadi tauladan?
.
Kematian beliau yang terdengar ke seluruh penjuru negeri, menjadikan duka yang teramat dalam.
.
Tapi lagi-lagi Allah menunjukkan kuasaNya. Islam tidak pernah padam. Cahaya Islam akan selalu memenuhi jiwa-jiwa yang merindukan kemenangan. Karena beliau, akan selalu hidup di hati kita semua.
.
Walau mata tak pernah melihat jasad, namun ruh beliau akan bersemi di hati orang-orang beriman.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ahh....Yang Sering Terlupakan

Tayo .... Hei Tayo ....

Tentang Dia#2