#TPSA Bagendung#TantanganZeroWaste01




Sabtu kemarin, tepat di tanggal 27 oktober ada Challenge dari PJ Lifeskill dengan tema #ZeroWaste. Member diminta untuk menuliskan hasil pengamatan dan perenungan apabila kita sempat berkunjung ke tempat pambuangan sampah akhir di daerah masing-masing.
Langsung saya menunjukkan flyer challenge tersebut ke suami. Awalnya suami merasa aneh kali ya, tumben istrinya minta jalan-jalan ke TPSA, wkwkkk.... Biasanya minta ke KJ atau tempat ramai yang banyak kulinernya. (hasil penafsiran saya lho maak...liat mimik suami yang tiba-tiba aneh, hehe).
.
.
Next,
Beberapa gambar saya ambil. Disana saya bertemu salah satu ketua geng pemulung TPSA yang bernama Pak Rat (kalau gak salah dengar), beliau bertugas memilah milih gunungan sampah yang memiliki nilai jual. Untuk dialihkan ke pihak yang bersedia membayar. Sampah tersebut berasal dari seluruh penjuru kota Cilegon. Saya ulangi ya mak... Seluruh dzerah di kota CILEGON. Iyups, mulai dari Suralaya sampai PCI. Dan parahnya lagi, tanah yang saya injak adalah sampah yang menggunung ditimbun oleh kerukan tanah dari bukit disebelahnya. Kebayangkan mak?!. Tinggi bukit di perkampungan, dikeruk sedikit demi sedikit untuk menutupi sampah-sampah kita dari tahun 1982. TPSA sebelumnya berada di daerah kawasan KS yang sekarang ditempati pabrik Posko. Nah, sejak tahun 1982 beralih ke daerah Bagendung, sehingga dinamakan TPSA Bagendung.
.
.
Sampah-sampah kita ternyata masih ada mak, tersimpan baik disana. Mirip bukit-bukit lainnya. Namun, bukit sampah kita akan terus meninggi bahkan bertambah di tiap tahunnya.
.
.
Saya pun jadi berfikir ulang untuk menambah sampah di rumah. Mulai digalakkannya #Zerowaste di kalangan IPBanten menjadi penyemangat tersendiri untuk menjadi lebih baik lagi. Menjadi ibu yang mewariskan keteladanan bagi generasi yang akan datang.
.
.
Saya pun tidak bisa langsung mempraktikkan semuanya. Karena semua harus dibangun dari nol. Iya kan mak?. Suami tidak menyatakan rasa keberatannya, walaupun tidak terucap penuh dukungan juga. Bersedia berkunjung bersama ke TPSA pun saya rasakan bentuk dukungan yang luarbiasa. Untuk itu doakan semoga saya konsisten maaaak... 😘😘

#ibuprofesionalbanten
#pjlifeskill
#indonesiadaruratsampah
#zerowaste
#cegahpilaholah

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ahh....Yang Sering Terlupakan

Tayo .... Hei Tayo ....

Tentang Dia#2