Proyek : Gambarmu, gambarku adalah gambar kita.
#Day7
Hari ini anak-anak minta mewarnai gambar. Tadinya memang jadwal proyek 'Berkebun'. Alhasil, emak mencoba untuk mengalah.
Toh, anak-anak melaksanakan proyek tanpa paksaan kan?!.#alesanemak.
Kalau emak maksa suruh berkebun, bukannya Emosional anak-anak meningkat, ehh... Malah kebalikannya.
Lagipula, proyek mewarnai juga kan banyak sekali manfaat bagi anak-anak.
Berikut manfaat mewarnai hasil browsing lewat mbah gugel mak :
Pertama, Mengembangkan perkembangan motorik, maksudnya membantu anak meningkatkan kerja otot tangan pada anak.
Kedua, Sebagai media berekspresi. Hal ini akan terlihat apakah anak sedang sedih atau gembira.
Ketiga, Mengenal perbedaan warna, hal ini membuat anak mampu memadukan berbagai macam warna.
Keempat, Melatih anak memegang pensil. Walaupun memegang pensil warna, apabila dilakukan berulang-ulang insyaa allah nanti anak-anak akan siap menulis saat waktunya.
Kelima, Meningkatkan konsentrasi. Ketika anak sedang mewarnai, anak tidak mudah teralihkan dan tetap fokus.
Keenam, Melatih kemampuan bekerja sama. Mewarnai membutuhkan kerjasama antara lengan dengan mata. Saat menggenggam krayon, memilih warna hingga menajamkan warna.
Ketujuh, Mengenal garis batas bidang. Lama kelamaan anak akan terbiasa memahami dan memperhatikan garis batas. Sehingga ini akan membantu anak menulis di buku bergaris.
Kedelapan, Melatih anak membuat target. Saat mewarnai anak-anak akan dipupuk rasa tanggungjawab unruk menyelesaikan tugas mewarnai. Serta menumbuhkan rasa percaya diri sejak dini, karena warna yang dipilih untuk menghias gambarnya.
Dari sekian banyak manfaar mewarnai bagi anak-anak, ternyata kita dapat mengambil benang merahnya. Jika dikaitkan dengan kecerdasan anak, maka dapat disimpulkan:
1. Mewarnai ini mampu meningkatkan kecerdasan Intelektual, karena antara mata, lengan dan kecepatan berfikir tidak bisa dipisahkan satu sama lain. Kecerdasan bernalar, saat anak memilih warna. Meningkatkan konsentrasi anak, sehingga saat anak-anak belajar matematika yang berkaitan dengan berhitung, konsentrasi anak-anak sudah terlatih.
2. Mewarnai mampu meningkatkan kecerdasan emosional. Ketika anak-anak mewarnai, disanalah tersimpan ekspresi senang atau sedih. Apakah anak-anak senang duduk berlama-lama memegang krayon? Atau anak-anak harus menggambar sambil berlarian?. Untuk Fahmi dan Fakhri, terkadang mewarnai sambil berlari-lari. Hehe... Aneh ya. Mereka sengaja menjauhkan pensil warna dan berlari mengambilnya. Begitulah seterusnya sampai gambar penuh warna keseluruhan.
3. Mampu melatih Emosional. Melalui gambar-gambar tersebut, akan terlihat benda, makhluk ataupun yang berhubungan dengan ciptaan Allah SWT. Hal ini akan menambah rasa kagum anak-anak
4. Mampu melatih kecerdasan menghadapi tantangan. Karena seperti yang sudah dipamarkan diatas, anak-anak akan terlatih menyelesaikan tugasnya. Nah, apakah anak akan mudah menyerah atau terus menghadapi gambar dan mewarnainya.
Saat teteh Alya, Fahmi dan Fakhri mewarnai, tampak senang sekali. Warna yang dipilih pun beraneka ragam. Satu sama lain berbeda. Masing-masing sudah fokus untuk menargetkan dalam menyelesaikan gambar Ikan-ikan di laut lepas. Sedikit demi sedikit emak mencoba mengenalkan bahwa ikan-ikan tersebut adalah makhluk ciptaan Allah SWT. Berbagai jenisnya. Dan berbagai pula makanannya.
Apa anak-anak akan berebut warna dengan satu box pensil warna?
Kadang-kadang iya, saat Fahli dan Fakhri menginginkan warna yang sama, terjadilah drama. Dan disinilah emak belajar bagaimana agar anak-anak mampu bekerja sama dengan segala keterbatasan dan kelebihan yang dimiliki. Tidak hanya satu atau dua kali. Namun, emak harus tetap waras mendampingi.
.
Dan
.
.
Di akhir-akhir penyelesaian warna, anak-anak kurang bersemangat saat harus mewarnai rumah dengan garis yang kurang jelas. Sehingga membuat teteh Alya, Fahmi dan Fakhri mewarnai tidak sampai selesai.
Tapi emak masih maklum kok, hal ini tidak bisa dipaksakan begitu saja. Semua membutuhkan proses. Di saat tantangan itu melebihi kemampuan kita dalam menyelesaikannya, maka kita lebih baik memilih akternatif lainnya. Sama halnya ketika kita mendapatkan jalan buntu, kita mencoba mencari jalan lainnya untuk sampai ketujuan.
#Day6
#Tantangan10Hari
#KuliahBundaSayang
#GameLevel3
#FamilyProject
#MyFamiliMyTeam
(Sumber : https://bimba-aiueo.com/manfaat-belajar-mewarnai-bagi-anak/)
Hari ini anak-anak minta mewarnai gambar. Tadinya memang jadwal proyek 'Berkebun'. Alhasil, emak mencoba untuk mengalah.
Toh, anak-anak melaksanakan proyek tanpa paksaan kan?!.#alesanemak.
Kalau emak maksa suruh berkebun, bukannya Emosional anak-anak meningkat, ehh... Malah kebalikannya.
Lagipula, proyek mewarnai juga kan banyak sekali manfaat bagi anak-anak.
Berikut manfaat mewarnai hasil browsing lewat mbah gugel mak :
Pertama, Mengembangkan perkembangan motorik, maksudnya membantu anak meningkatkan kerja otot tangan pada anak.
Kedua, Sebagai media berekspresi. Hal ini akan terlihat apakah anak sedang sedih atau gembira.
Ketiga, Mengenal perbedaan warna, hal ini membuat anak mampu memadukan berbagai macam warna.
Keempat, Melatih anak memegang pensil. Walaupun memegang pensil warna, apabila dilakukan berulang-ulang insyaa allah nanti anak-anak akan siap menulis saat waktunya.
Kelima, Meningkatkan konsentrasi. Ketika anak sedang mewarnai, anak tidak mudah teralihkan dan tetap fokus.
Keenam, Melatih kemampuan bekerja sama. Mewarnai membutuhkan kerjasama antara lengan dengan mata. Saat menggenggam krayon, memilih warna hingga menajamkan warna.
Ketujuh, Mengenal garis batas bidang. Lama kelamaan anak akan terbiasa memahami dan memperhatikan garis batas. Sehingga ini akan membantu anak menulis di buku bergaris.
Kedelapan, Melatih anak membuat target. Saat mewarnai anak-anak akan dipupuk rasa tanggungjawab unruk menyelesaikan tugas mewarnai. Serta menumbuhkan rasa percaya diri sejak dini, karena warna yang dipilih untuk menghias gambarnya.
Dari sekian banyak manfaar mewarnai bagi anak-anak, ternyata kita dapat mengambil benang merahnya. Jika dikaitkan dengan kecerdasan anak, maka dapat disimpulkan:
1. Mewarnai ini mampu meningkatkan kecerdasan Intelektual, karena antara mata, lengan dan kecepatan berfikir tidak bisa dipisahkan satu sama lain. Kecerdasan bernalar, saat anak memilih warna. Meningkatkan konsentrasi anak, sehingga saat anak-anak belajar matematika yang berkaitan dengan berhitung, konsentrasi anak-anak sudah terlatih.
2. Mewarnai mampu meningkatkan kecerdasan emosional. Ketika anak-anak mewarnai, disanalah tersimpan ekspresi senang atau sedih. Apakah anak-anak senang duduk berlama-lama memegang krayon? Atau anak-anak harus menggambar sambil berlarian?. Untuk Fahmi dan Fakhri, terkadang mewarnai sambil berlari-lari. Hehe... Aneh ya. Mereka sengaja menjauhkan pensil warna dan berlari mengambilnya. Begitulah seterusnya sampai gambar penuh warna keseluruhan.
3. Mampu melatih Emosional. Melalui gambar-gambar tersebut, akan terlihat benda, makhluk ataupun yang berhubungan dengan ciptaan Allah SWT. Hal ini akan menambah rasa kagum anak-anak
4. Mampu melatih kecerdasan menghadapi tantangan. Karena seperti yang sudah dipamarkan diatas, anak-anak akan terlatih menyelesaikan tugasnya. Nah, apakah anak akan mudah menyerah atau terus menghadapi gambar dan mewarnainya.
Saat teteh Alya, Fahmi dan Fakhri mewarnai, tampak senang sekali. Warna yang dipilih pun beraneka ragam. Satu sama lain berbeda. Masing-masing sudah fokus untuk menargetkan dalam menyelesaikan gambar Ikan-ikan di laut lepas. Sedikit demi sedikit emak mencoba mengenalkan bahwa ikan-ikan tersebut adalah makhluk ciptaan Allah SWT. Berbagai jenisnya. Dan berbagai pula makanannya.
Apa anak-anak akan berebut warna dengan satu box pensil warna?
Kadang-kadang iya, saat Fahli dan Fakhri menginginkan warna yang sama, terjadilah drama. Dan disinilah emak belajar bagaimana agar anak-anak mampu bekerja sama dengan segala keterbatasan dan kelebihan yang dimiliki. Tidak hanya satu atau dua kali. Namun, emak harus tetap waras mendampingi.
.
Dan
.
.
Di akhir-akhir penyelesaian warna, anak-anak kurang bersemangat saat harus mewarnai rumah dengan garis yang kurang jelas. Sehingga membuat teteh Alya, Fahmi dan Fakhri mewarnai tidak sampai selesai.
Tapi emak masih maklum kok, hal ini tidak bisa dipaksakan begitu saja. Semua membutuhkan proses. Di saat tantangan itu melebihi kemampuan kita dalam menyelesaikannya, maka kita lebih baik memilih akternatif lainnya. Sama halnya ketika kita mendapatkan jalan buntu, kita mencoba mencari jalan lainnya untuk sampai ketujuan.
#Day6
#Tantangan10Hari
#KuliahBundaSayang
#GameLevel3
#FamilyProject
#MyFamiliMyTeam
(Sumber : https://bimba-aiueo.com/manfaat-belajar-mewarnai-bagi-anak/)
Komentar
Posting Komentar
Silahkan kirim saran untuk tulisan ini