Mengenalkan Surat CintaNya


#Day14
#Melatih Kecerdasan Spiritual

Masih berlanjut dengan menghafal al-Quran terutama surat As-Syams. Walaupun ayat di dalamnya agak pendek, tapi teteh Alya cukup kesulitan untuk mengingatnya. Mungkin karena sering tertukar dengan ayat dalam surat lainnya. Perlu banyak pengulangan, yang gak hanya satu atau dua kali.

Contohnya seperti surat Al-Lail kemarin, baru bisa sempurna di hafalkan setelah berminggu-minggu. Tingkat kesulitan dalam menghafal semakin meningkat. Begitupun jika semakin maju, makin naik surat satu tingkat yang dihafalkan, makin bertambah kesulitan menghafalkannya.

Tapi insyaa allah, semakin kita berusaha, akan dibukakan pintu jalanNya untuk menghafal tiap-tiap ayatNya. Teteh Alya bukan tipekal yang rajin mengulang, jika sudah hafal kadang sering diacuhkan. Nah, disini mah tantangan emak, agar teteh tidak hanya sekedar menghafal secara lisan. Tapi secara umum mengetahui kandungan surat tersebut.

Keingintahuan anak pun akan semakin bertambah sesuai dengan usianya. Contohnya saat teteh Alya penasaran dengan arti As-Syam. Kadang emak ini juga yang sering lalai, gak terlebih dahulu belajar lebih dulu, jadi pas anak bertanya ya gak kelabakan cari mushaf al-Quran.

Disinilah pentingnya emak belajar yah gaes. #nasehatindirisendiri

Nah, kalau Fahmi dan Fakhri sedang mencocokkan nama surat dan lafadznya. Tanpa di minta pun, mereka sudah bisa mengikuti alur bagaimana menghafal. Walaupun salah, tapi bukan alasan untuk tidak menghafal. Seringkali bertanya,
"Mi, bener ga dede?",
"Mi, surat Al-Kaustar bagaimana?"
Apa ini yang di sebut fitrah ya?
#emakmalahnanya

Ternyata...

Ibnu Khaldun dalam kitabnya al-Muqoddimah mengatakan, mengajarkan Al Qur’an kepada anak merupakan salah satu bentuk syiar agama yang dilakukan oleh orang tua.

Mengajarkan Al Qur’an, menurut Farid Ma’ruf, harus dimulai sejak anak masih dalam kandungan, yakni dengan cara sang ibu membaca Al Qur’an secara rutin.

Dengan belajar Al Qur’an sejak dini, dapat membentuk aqidah yang kokoh pada diri anak.

(http://bangka.tribunnews.com/2017/08/04/begini-caranya-agar-anak-cepat-membaca-dan-menghapal-alquran?page=all)

Next
.
.
Mengapa kita perlu mengajarkan Al-Qur’an dan mendorong anak-anak untuk menghafal Al-Qur’an?

1. untuk mendapatkan ridho Allah
2. untuk mendapatkan ketenangan hidup
karena Al Qur’an akan menjadi penolong (syafa’at) bagi para penghafalnya
3. penghafal Al-Qur’an dapat memberikan syafaat bagi keluarganya
4. mendapatkan banyak kemuliaan dan pahala yang berlimpah
.
.
Prinsip-prinsip mengajarkan Al-Qur’an:

1. Tidak boleh memaksa anak ( kecuali dengan alasan, misalkan watak anak ‘pemalas’ )
2. Lakukan kegiatan dengan cara menyenangkan
3. Dimulai dari ayat-ayat yang mudah difahami
4. Keteladanan dan motivasi

Next
.
.
Kunci keberhasilan mengajarkan anak untuk menghafal Al-Qur’an:
1. Suasana senang dan membahagiakan akan membantu anak untuk mengingat hafalannya dalam waktu yang lama, dengan demikian anak akan berinteraksi dengan Al-Qur’an dengan perasaan cinta dan keterikatan terhadap Al-Qur’an.
2. Berulang dan kontinyu


Next
.
.
Cara memelihara dan mengembangkan memori anak:
1. Ajari anak untuk fokus dan perhatian pada pendidiknya
2. Faktor makanan adalah penentu untuk terpelihara kemampuan memori itu bekerja (zat-zat adiktif yang terdapat dalam makanan, perlahan tapi pasti akan merusak daya ingat anak-anak)
3. Memberi penjelasan pada anak-anak atas nilai-nilai yang terkandung dalam bacaan yang dihafalnya, maka memori akan bekerja lebih eksis
4. Menghormati waktu bermain dan waktu istirahat anak

Next
.
.
Jauhkan unsur-unsur yang dapat mengancam psikologi anak-anak ;

1.celaan dan tekanan
2. Ciptakan motivasi-motivasi agar anak cenderung menyukai aktifitas menghafal

Laanjuut...
.
.
Waktu-waktu yang tepat untuk mengajarkan anak menghafal Al-Qur’an:

1. Tidak mengantuk
2. Tidak letih / kelelahan
2. Tidak kekenyangan atau sebaliknya, tidak sedang kelaparan
3. Tidak dalam keadaan capek belajar
4. Tidak sedang bermain
5. Tidak dalam keadaan sakit / bad mood


Yang perlu diperhatikan tentang bakat anak dalam menghafal:

1. Kenali bakat anak-anak dan hargai minat mereka.
2. Fahami keterbatasan daya ingat anak karena tiap anak itu beda kemampuannya
3. Kenali anak-anak yang memiliki kesulitan dalam belajar dan berinteraksi

(https://www.rumahbunda.com/pendidikan-anak/melatih-anak-cepat-menghafal-al-quran/)

#Day14
#Tantangan10Hari
#KuliahBundaSayang
#GameLevel3
#FamilyProject
#MyFamiliMyTeam
#TeamSmart

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ahh....Yang Sering Terlupakan

Tayo .... Hei Tayo ....

Tentang Dia#2