Mengikat Benang



Di tengah teriknya matahari, cocoknya santai sambil guling-guling di lantai. Tapi berbeda dengan teteh Alya. Entahlah, sepertinya teteh Alya akan membuat sesuatu dari pernik berbentuk bulat. Okey, kita lihat dulu ya!

Apa yang mau dibikin ya?

Owalaah.. Teteh ingin membuat kalung dari pernik berwarna hijau. Itu lho mak, yang dibeli di beberapa toko accecoris. Sebenarnya penjual kalung begini juga banyak. Tapi emang teteh demen banget kalau bikin sendiri.

Pertama, teteh menyiapkan gelas, pernik, gunting dan benang. 🙈 ini si doi menyiapkan sendiri, emak cuma nonton sambil guling-gulingan. Nah, kayaknya teteh greget deh kalau emak cuma nonton. Benang yang sudah dipotong, harus diikat terlebih dahulu. Akhirnya teteh merayu untuk mengikat tali benangnya.

Karena disini kami (para emak) sedang menjalani tantangan 10 hari mengamati gaya belajar anak. Tentu dong, tidak mau kelewat. Bagaimana ya gaya belajar teteh untuk praktik seperti ini?

Next 👇

Sebelum berlanjut ngobrolin teteh, emak ingin memberitahukan 3 jenis gaya belajar pada anak, berikut penjelasannya :

1. Gaya Belajar Visual

Gaya belajar secara visual ini yaitu kemampuan belajar dengan melihat. Gaya belajar ini digunakan pada orang dengan indera pengelihatan yang tajam dan teliti. Kemampuan belajar yang berhubungan dengan ini yaitu seperti matematika, bahasa arab, bahasa jepang, simbol- simbol, dan lainnya yang berkaitan dengan bentuk.

2. Orang dengan gaya belajar auditori memiliki indera pendengaran yang lebih baik dan lebih terfokus. Orang dengan gaya belajar ini mampu memahami sesuatu lebih baik dengan cara mendengarkan. Hal ini berkaitan dengan proses menghafal, membaca, atau soal cerita.

3. Gaya belajar kinestetik yaitu gaya belajar dengan melibatkan gaya gerak. Hal yang berkaitan yaitu seperti olahraga, menari, memainkan musik, percobaan laboratorium, dan lainnya. Gaya belajar ini efektif untuk anak yang menyukai gerak dan gambaran imajinasi berdasarkan gerakan.

Dari penjelasan diatas, kita bisa mendeteksi, jenis gaya yang mana ya dalam diri ananda.

Ini beberapa hal yang emak catat saat teteh Alya minta diikatkan benang. Emak ingin mengajarkan cara mengikat dasar. Berikut catatan emak :

1. Saat emak mengarahkan cara mengikat dengan 'kata-kata', teteh agak kebingungan. Masih belum bisa mengikat. Hal ini menunjukkan teteh bukan tipe Auditory.

2. Saat emak mengarahkan cara mengikat tanpa bersuara, hanya mencontohkan saja. Teteh masih belum berhasil juga. Ya, walaupun hampir berhasil.

3. Saat emak memberikan arahan, sambil teteh mengikuti gerakan mengikat. Disini sudah terlihat, bahwa teteh harus mengkombinasikan kedua gaya belajarnya. Praktik tanpa kinestetis itu rasanya kayak ada yang kurang 'pas'. Jadi harus diikuti gerakan agar memudahkan pembelajaran.

Nah, sekarang sudah terlihat. Ketiga komponen tersebut tidak bisa dipisahkan.

Catatan :
1. Visual ✔️
2. Audio ✖️
3. Kinestetis ✔️



Sumber :
https://www.google.co.id/amp/s/dosenpsikologi.com/macam-macam-gaya-belajar/amp

#Day2
#Tantangan10hari
#GameLevel4
#GayaBelajarAnak
#KuliahBunsayIIP

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ahh....Yang Sering Terlupakan

Tayo .... Hei Tayo ....

Tentang Dia#2