Bagaimana Melatih Kesabaran pada Anak?


#KejadianSehari-hari
#UangSeribu

Sepulang sekolah, teteh Alya langsung membuka baju, lalu mandi. Emak pun memasukkan baju le dalam mesin cuci. Karena emak sudah terbiasa mencuci baju sore hari, jadinya baju-baju tersebut langsung angkut. Emak gak tau ternyata ada uang tiga ribu ada di kantong seragam teteh Alya.

Teteh Alya pun minta di carikan, tapi yang ketemu hanya dua ribu. Sepertinya uang seribu logam langsung jatuh ke dasar mesin cuci. Ini kesempatan emak melatih kecerdasan emosional teteh Alya. Sengaja emak tidak langsung mengantikan uang seribu tersebut. Emak ingin melihat, apakah teteh Alya bersedia menunggu atau akan tetap memaksa meminta ganti dari dompet emak.

Karena kepribadian terbentuk dari pola kebiasaan yang dididik oleh orangtuanya, tinggal bagaimana kita sebagai orangtua mengarahkan sang anak. Dan disini teteh Alya bersedia menunggu emak selesai mencuci. Biasanya, tetah Alya lebih memaksa untuk langsung ada wujud barang yang dipinta. Alhamdulillah, kali ini luarbiasa.

Dan masih banyak sekali cara untuk melatih kecerdasan emosional anak. Nah, berikut ini cara melatih kesabaran anak :

1. Beri anak kesempatan latihan menunggu

Menumbuhkan sikap sabar pada anak memang membutuhkan latihan terus menerus. Sebenarnya, cara melatih kesabaran anak cukup mudah, berikan kesempatan pada anak Anda untuk berlatih sabar dan menunggu.

Para peneliti menemukan bahwa anak yang sabar menunggu adalah anak-anak yang memiliki kemampuan untuk mengalihkan perhatian. Misalnya, dengan bernyanyi atau melakukan aktivitas seru di depan cermin saat mereka harus menunggu sesuatu.

Biasanya anak terlatih dengan sendirinya untuk mengalihkan perhatian, dengan sikap sederhana dari orangtuanya, yaitu dengan orangtua sering mengatakan, “Tunggu dulu, ya”, ketika anak mulai meminta sesuatu. Anak akan meresapi kata-kata ‘tunggu’ dan mencari cara atau aktivitas lain selama menunggu hingga akhirnya orangtuanya meresponsnya atau memenuhi permintaannya.

2. Percayalah bahwa anak bisa mengendalikan sikapnya

Cara melatih kesabaran anak kuncinya adalah berikan kepercayaan kepada anak. Yakinlah bahwa anak bisa bertanggung jawab. Hal ini juga perlu latihan. Bisa dimulai dengan cara-cara sederhana. Misalnya, saat anak mengambil buku di lemari dan menaruhnya sembarangan, minta anak untuk mengembalikan buku ke lemari. Minta anak melakukan apa yang Anda mau dengan sabar dan jangan lupa kontak mata.

Berikan contoh sesering mungkin pada anak. Misal, saat anak menjatuhkan makanannya ke lantai sebagai bentuk protes. Tunjukkan kepada anak untuk mengembalikan makanan yang berceceran di lantai ke atas meja. Tunjukkan caranya dan biarkan anak melanjutkan prosesnya.

Mengajarkan disiplin bisa membangun pemahaman bahwa segala sesuatu itu butuh proses. Kalau mau mejanya rapi kembali, ia harus sabar ketika berusaha memunguti makanan yang dijatuhkan.

Ajarkan anak mengenai batasan, namun tunjukkan pula cinta Anda saat melatih mental anak. Anak butuh cinta dan juga butuh ketegasan. Kalau anak hanya mendapatkan cinta tanpa belajar adanya batasan dari perilakunya, anak akan menjadi bos kecil yang kurang peka.

3. Menanggapi anak dengan penuh kesabaran

Orangtua juga harus bersabar untuk mengajari anak kesabaran. Misal, saat Anda sedang di dapur memasak telur untuk sarapan, si kecil meminta tisu. Jelaskan secara perlahan, bahwa Anda akan mengambil tisu dalam beberapa menit lagi.

Saat Anda sedang sibuk melakukan aktivitas, dan anak meminta sesuatu, tunjukkan kepada anak apa yang sedang Anda lakukan dan minta ia melakukan hal yang sama. Cara ini akan membuat anak memahami dan belajar bahwa ia harus menunggu, sekaligus juga melatih anak untuk tidak merengek saat meminta sesuatu.

Dengan menanggapi perilaku anak secara tenang, Anda sedang mengajarkan anak bahwa ia bukan satu-satunya pusat perhatian. Dengan begitu anak memahami bahwa ada hal lain di luar dirinya yang juga harus diperhatikan. Anak pun terlatih untuk tidak memaksakan keinginannya, belajar menunggu saat meminta sesuatu kepada orangtuanya yang sedang melakukan hal lain.

Itulah 3 hal diantaranya yang bisa orangtua latih kepada buah hati. Untuk lebih meningkatkan lagi kesabaran buah hati, yang secara otomatis akan meningkatkan kecerdasan emosionalnya juga.

Semangat belajar bunda...🤗🤗🤗

#Day13
#Tantangan10Hari
#KuliahBundaSayang
#GameLevel3
#FamilyProject
#MyFamiliMyTeam

Sumber :
https://www.google.co.id/amp/s/hellosehat.com/parenting/perkembangan-balita/cara-melatih-kesabaran-anak/amp/

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ahh....Yang Sering Terlupakan

Tayo .... Hei Tayo ....

Tentang Dia#2