No Problem, It's Okey
FoR ( Frame of Reference) adalah cara pandang, keyakinan atau konsep yang dianut seseorang.
FoE ( Frame of Experience) adalah serangkaian kejadian yang dialami seseorang, yang dapat membangun emosi dan mental seseorang.
(dikutip dari E-Book Komunikasi Produktif)
Jika FoR/FoE kita berbeda dengan pasangan, it's okkkeeeyyy....no problem. 🤗🤗🤗
*****
Seperti yang ku alami,
Di siang hari,
"A....ini bersihin ikan gimana ya??, apanya yang dibersihin yah??", tanyaku sambil bongkar ikan yang baru dibeli dari pedagang depan.
Maklum....sudah 5 tahun ga pernah masak. Jadi bingung pegang ikan-ikanan (baca: berbagai macam ikan yah, bukan ikan bohongan.hahaa).
"Apanya sih neng??", suamiku heran. Tapi tak terlalu menanggapi.😑😢
"Nonton aja caranya di youtube neng",
Memang betul, komunikasi yang jelas harus diperlukan. Kaidah 2C 👉 Clear and Clarify.
Uh...mau pandang mata suami, udah ga bisa. Lha wong lagi menatap ikan.😒
Mau pake komprod '7-38' syuuudaaah maaakkk🤗🤗..tapi kalo pake -55- ga memungkinkan juga. Kan lagi nguprek-nguprek ikan di tempat pencucian piring. Tangan udah bau amis. Bisa-bisa suami malah kabur kalau dikasih sentuhan....hihiiyyy...😂😂😂
Alaaamaaak...😑
Awalnya ingin langsung merengut, tapi didiemin dulu bentar, masih buka-buka insang ikan. Sabbaaarrr...sabbaarrr....tahan donk...ga boleh ngambekan.
Alihkan dengan bercanda aja kali yah.😝😝
"kalau neng udah nonton di youtube, ga akan nanya ke aa ....", di tes pakai nada lebih rendah lagi plus melas 😁. Respon gak ya??.
Ehh...akhirnya si doi melohok juga liat ikan yang mau dimasak.
"Cara bersihin ikan dari sininya neng", sambil menunjuk daleman ikan.
"Ohh..baiklaahh...hihi...alhamdulillaah...ga perlu nonton youtube ", sambil cengir kuda. "Makasih a...", nada manja.
****
Ga kalah seru kemarin, saat si doi lagi santay kayak di pantay....(tiduran di atas kasur).
"Ohh...ternyata begini a, cara berkomunikasi yang efektif dengan pasangan", kupancing dengan membacakan E-book. Satu per satu kubacakan point yang tertera.😊
"Ada 7-38-55 juga", sambungku lagi biar si doi tambah penisirin. 😆😆
"Maksudnya apa tuh neng?",
Asseeekkk ke pancing juga. Hihiy...dengan senang hati kujelaskan.
"Iya dong neng, harus itu. Pakai bahasa tubuh. Kayak gini kan ya", sambil colek-colek daguku. (Tepok jidat 😑).
"Pakai tatapan mata juga a..dengan lembut. Intensity of eye contact.", sambungku lagi.
Alhasil, tiap berbicara si doi selalu pelototin matanya yang sipit. Katanya "sudah praktik nih" tak lupa sambil cengir kuda .
Hahaa....aku hanya bisa tertawa. No problem, It's okeylaah.. .walaupun dianggap candaan. Tapi setidaknya semakin membekas pelajaran komprod ini, yang selanjutnya akan menjadi terbiasa, tiap kali kami berbicara agak serius langsung diikuti canda tawa. Mungkin beginilah si doi menghargaiku serta ikut serta mempraktikkannya.
#harike6
#gamelevel1
#tantangan10hari
#komunikasiproduktif
#kuliahbundasayang
#institutibuprofesional


So sweet bgt sm suaminya mbak.qiiqiiq
BalasHapusHahaa...aduuhh malu euy dibaca mba nis nis...😘😘
HapusHahaa...aduuhh malu euy dibaca mba nis nis...😘😘
Hapus