Mi, Dengarkan aku !!!
Hari ini ada hal menarik.
Sepulang ku dari sekolah. Sengaja ku jemput si kembar lebih awal. Hmmm....namanya juga kembar yah, lahir bareng, baju bareng, makanan bareng sampai-sampai nangis pun bareng. (tepok jidat).
Entahlah, mungkin komunikasi yang kugunakan tidak produktif, saat mereka meminta ingin ikut ke sekolah.
"Mi, yuk ke sekolah umi lagi", aa Fahmi langsung meminta saat ku masuk ke rumah neneknya untuk menjemput.
Benar sekali,"Ga boleh ke sekolah. Sekolahnya udah di kunci", jawaban singkatku.
Fikiran yang ruwet. Fisik kelelahan. Komunikasi pun dibalas ga karuan. 😢
Deg.
Salah ngomong kayaknya. (tepok jidat lagi).
Daaaaaaan.....
Satuuuu
.
Duuuaaa
.
Tigaaaa
.
Terlihat kekecewaan di wajah aa Fahmi.
Upz, gelagat nangis nih.😱
Tanpa diduga, aa Fahmi menangis gak karuan. Cepat ku berusaha membuatnya terhibur lagi. Dede Fakhri pun ikut-ikut menangis. Mellow melihat aa. Neneknya hanya bisa geleng-geleng kepala. Ada-ada aja kelakuan si kembar.
*****
Sesampainya dirumah.
Masih ku evaluasi, seperti ada yang salah dalam berkomunikasi.
Saat dirumah, si kembar mulai lupa adegan tangis-menangis tadi.
Baiklah....
Kugunakan Choose the right time. Salah satu tekhnik komunikasi dengan melihat waktu yang tepat. Nah, perlahan ku ajak mereka mengevaluasi kejadian hari ini.
Bersama suami, ku coba mengajak si kembar menceritakan awal mula mereka menangis.
Dengan hati-hati, kuungkapkan kritik dengan jelas.
" aa dan dede tadi nangis lama banget ya. Sampai-sampai aa nangis teriak-teriak. Lain kali bilang ke umi, dede dan aa mau apa.... Sekarang dede dan aa udah besar". Nah, ini diimbangi dengan point 7-38-55.
Seperti biasa aa Fahmi dan dede Fakhri menatapku sambil tersenyum malu. Diikuti anggukan tanda sepakat tidak mengulanginya lagi.
Akhirnya kuberikan dengan kalimat tanya pilihan,
"Mau disayang umi atau dimarahin umi??",
Langsung kompak mereka pun menjawab.
"Disayang umi...",😍😘 (soooo sweet)
Kecupan sayang di pipi, sebagai tanda awal kita perbaiki kembali, menata ke depan sesuatu yang harus kita bangun bersama. Tetap semangat belajar untuk tetap mencapai komunikasi produktif antar anggota keluarga. 🤗🤗🤗🤗
#harike3
#gamelevel1
#tantangan10hari
#komunikasiproduktif
#kuliahbundasayang
#institutibuprofesional

Komentar
Posting Komentar
Silahkan kirim saran untuk tulisan ini